Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DONGENG menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Cerita-cerita rakyat yang kaya akan pesan moral dan pelajaran hidup terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain berfungsi sebagai hiburan, dongeng juga menyampaikan nilai-nilai moral yang berguna untuk membangun karakter anak. Melalui dongeng, anak-anak tidak hanya belajar berimajinasi, juga menyerap norma-norma kehidupan yang ada dalam cerita tersebut.
Meski fiksi, beberapa dongeng di Indonesia sebenarnya terinspirasi dari peristiwa nyata. Sayangnya detail peristiwa tidak tercatat secara jelas. Setiap orang yang menceritakannya cenderung menambahkan versinya sendiri. Inilah alasan mengapa dongeng digolongkan ke dalam genre fiksi.
Selain itu, banyak penulis dongeng Indonesia yang berhasil mengangkat kisah-kisah tradisional menjadi karya sastra yang menarik dan inspiratif. Berikut ini adalah daftar penulis dongeng Indonesia yang terkenal beserta karya-karya mereka yang legendaris.
Komaruddin Hidayat adalah penulis dan ilustrator Indonesia yang terkenal dengan karya-karya dongeng anak-anak. Komaruddin mulai aktif dalam dunia literasi sejak 1980-an. Salah satunya cerita Kancil, yang menjadi tokoh favorit dalam dongeng anak Indonesia.
Karya terkenal Komaruddin Hidayat antara lain:
Murti Bunanta adalah salah satu penulis dan penerbit buku anak Indonesia yang aktif menulis pada 1980-an, ia telah mendedikasikan dirinya untuk memperkenalkan dongeng dan cerita rakyat Indonesia kepada anak-anak. Murti juga mendirikan Yayasan Keluarga Besar Murti Bunanta, yang berfokus pada pendidikan dan pelestarian kebudayaan melalui literasi anak.
Murti memiliki keahlian menyajikan dongeng tradisional dalam bentuk yang menarik bagi anak-anak, tanpa menghilangkan nilai moral dan kearifan lokalnya. Beberapa karyanya yang terkenal meliputi:
Berkat kontribusinya dalam dunia dongeng dan literasi anak, Murti Bunanta telah menerima berbagai penghargaan bergengsi. Di antaranya adalah Kusala Sastra Khatulistiwa dan Anugerah Pusat Bahasa.
Ratna Indraswari Ibrahim, lahir di Surabaya tahun 1955. Ia salah satu penulis dongeng Indonesia yang berfokus pada pelestarian alam dan budaya.
Dalam karyanya, ia menggambarkan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Ratna juga menyelipkan pesan moral seperti pentingnya menjaga lingkungan.
Beberapa karyanya yang terkenal meliputi:
Berkat karyanya tersebut Ratna telah menerima penghargaan bergengsi, seperti Anugerah Pena Award dan Anugerah Pusat Bahasa.
Adi Dharma adalah seorang penulis dan ilustrator yang dikenal dengan dongeng-dongengnya yang menghibur dan juga mendidik. Selain itu, Adi dikenal dengan karyanya yang mengangkat cerita hewan, seperti kisah-kisah Kancil yang populer di kalangan anak-anak.
Beberapa karya terkenal Adi Dharma antara lain:
Adi Dharma telah menulis berbagai buku anak sejak pertama kali diterbitkan tahun 1990-an. Hingga kini, karya-karyanya tetap bisa dibeli di tiap toko buku. Bukan hanya itu saja, hasil tulisan imajinatifnya telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa daerah.
Clara Regina Juana Ng, atau dikenal sebagai Clara Ng, adalah penulis dongeng dan cerita anak-anak ternama dari Indonesia. Kecintaannya terhadap dunia literasi sudah tumbuh sejak kecil. Clara sangat gemar membaca. Salah satu buku favoritnya The Adventures of Tintin karya Hergé dan The Snow Queen karya Hans Christian Andersen. Kebiasaan membaca ini yang mendorongnya mulai menulis.
Clara menyadari buku cerita untuk anak-anak masih sangat terbatas jumlahnya di Indonesia. Hal ini memotivasinya untuk menciptakan karya-karya yang dapat menghibur sekaligus memberikan pelajaran moral kepada anak-anak.
Salah satu yang membuat karya Clara istimewa ialah keberaniannya menyisipkan unsur-unsur kesedihan ke dalam cerita anak-anak.
Menurut Clara, cerita tidak selalu harus menggambarkan kebahagiaan karena anak-anak juga perlu memahami bahwa kehidupan memiliki berbagai warna, termasuk kesedihan. Hal ini ia lakukan agar pembaca cilik dapat belajar menghadapi tantangan yang mungkin muncul dalam hidup mereka.
Karya Dongeng Clara Ng yang Terkenal
Penulis dongeng Indonesia telah memberikan kontribusi dalam memperkaya dunia literasi anak-anak. Karya-karyanya tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik, serta menyampaikan nilai-nilai moral.
Jadi, jika diingat-ingat dongeng apa yang pernah mengisi masa kecilmu? Apakah kisah tentang Kancil yang cerdik, atau Timun Mas yang pemberani?, dengan melestarikan cerita asli Indonesia kamu dapat turut menjaga dongeng-dongeng negara ini agar dikenal oleh generasi mendatang. (The Most Popular Indonesian Folk Tales karya Ali Muakhi, Penulis/Z-3)
VIKTOR Lake tampak serius menulis kata demi kata hingga kalimat diatas secarik kertas. Sepertinya ia memeras otak untuk menciptakan sebuah dongeng.
Forum Pendongeng Nasional berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa untuk menyalurkan dana kemanusiaan yang dihimpun dalam gerakan Aksi nasional #FPN4Palestine.
Di tengah gemerlap perayaan Natal, dongeng-dongeng klasik yang kaya akan makna terus menghidupkan semangat kebersamaan, kebaikan, dan harapan.
Mendongeng sebelum tidur adalah tradisi yang telah lama ada di banyak budaya sebagai cara untuk menenangkan anak-anak sebelum tidur sekaligus mengajarkan nilai-nilai penting
Ilustrasi dalam dongeng memainkan peran penting dalam membantu anak memahami cerita dan pesan moral, terutama bagi anak di bawah usia 11 tahun.
Banyak karya akademik yang ia tangani berubah menjadi buku yang lebih komunikatif dan dapat dibaca masyarakat luas.
IRCOMM Group menghadirkan program khusus bagi peneliti dan akademisi. Sebanyak 12 penulis terpilih yang berhasil submit dan lolos tahap editorial review akan mendapatkan sejumlah manfaat.
Menurut Oh Su Hyang, berbicara itu bukan hanya tentang menyusun kata tapi juga bagaimana berbicara itu bisa memikat orang atau bahkan bermakna bagi orang.
PENULIS asal Korea Selatan, Oh Su Hyang, yang dikenal lewat buku laris Bicara Itu Ada Seninya, ternyata punya kebiasaan yang luar biasa yaitu membaca hingga 70 buku setiap bulan.
Dikenal lewat bukunya yang populer Bicara Itu Ada Seninya, Oh Su Hyang ternyata punya masa kecil yang jauh dari kata mudah.
Prof Agus telah menulis dan menerbitkan 11 buku yang membahas berbagai topik seputar politik, keamanan, dan hubungan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved