Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DERMATOLOGIS Hari Darmawan mengingatkan rutin mencukur rambut di wajah atau brewok sangat penting untuk kesehatan kulit.
"Dari segi medisnya, kalau wajah kita banyak ditumbuhi sama kumis, jenggot, itu sebenarnya jadi media pertumbuhan bakteri. Karena kulit kita jadi lebih lembab, pertumbuhan bakteri juga makin banyak. Sehingga bisa menimbulkan infeksi. Jadi penting banget untuk rajin bercukur agar bersih dan terawat," kata Hari, dikutip Rabu (9/8).
Lebih dalam, Hari mengungkapkan waktu mencukur jenggot juga akan tergantung masing-masing individu. Apabila seseorang yang memiliki hormon testosteron lebih tinggi, rambut di wajahnya akan semakin lebat.
Baca juga: Perawatan Kulit Ternyata Lebih Efektif di Malam Hari
Namun, umumnya, Hari menjelaskan pertumbuhan rambut di wajah sekitar 0,5 sampai 1 cm per bulan. Jadi disarankan minimal sekali seminggu bercukur.
Agar mencegah iritasi saat bercukur, Hari juga menyarankan agar para pria mencuci wajah terlebih dulu dengan air hangat. Dengan demikian pori-pori kulit wajah akan terbuka dan kumis juga brewok pun akan lebih mudah untuk dicukur.
Sementara jika sudah terjadi iritasi, Hari mengimbau agar para pria menghindari sabun wajah yang mengandung banyak alkohol. Sebab, sabun yang beralkohol dapat menyebabkan luka menjadi perih.
Baca juga: Pelembab Sebaiknya Dipakai Sebelum Produk Perawatan Kulit
"Jadi cukup cuci muka pakai air biasa atau gunakan sabun bayi dulu. Jangan sabun yang pH-nya terlalu basa atau terlalu banyak alkohol," jelas Hari.
Selain itu, Hari juga mengatakan pemberian moisturizer juga dapat membantu meredakan iritasi pada kulit. Jika belum membaik, Anda bisa menggunakan krim yang mengandung antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi dan mencegah terjadinya keloid. (Ant/Z-1)
Brand kecantikan lokal Somethinc menghadirkan rangkaian pencerah terbaru, Skinglow Series.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Kurang tidur, stres, merokok, dan konsumsi alkohol, bisa mendorong munculnya kulit kusam.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Hiperpigmentasi sendiri adalah kondisi munculnya bercak gelap atau warna kulit tidak merata akibat produksi melanin berlebih.
Peremajaan modern kini menempatkan penguatan struktur kulit sebagai fondasi utama.
Persoalan kulit sensitif jauh lebih kompleks daripada sekadar salah memilih produk.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved