Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menobatkan 13 perusahaan dari tiga kategori utama sebagai pemenang penghargaan Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG) Award 2023 By KEHATI yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (27/6).Para pemenang itu dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap investasi berkelanjutan.
Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos mengatakan sebanyak 13 perusahaan itu berasal dari beberapa sektor, mulai dari emiten finansial (bank), emiten non-finansial, investor, manajer investasi (fund manager), penerbit surat utang (issuer), perusahaan rintisan (startup) dan UMKM berdampak (impact entrepreneur), modal ventura (venture capital), serta fasilitator dan konsultan.
Perusahaan-perusahaan itu dipilih berdasarkan kriteria ESG terbaik yang mewakili sektor industrinya masing-masing. Khusus emiten, seleksi dilaksanakan atas beberapa perusahaan terbuka yang tercatat sebagai konstituen Indeks SRI-KEHATI, indeks saham yang diluncurkan KEHATI bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2009.
“Selamat untuk para pemenang ESG Award 2023 By KEHATI. Kami berharap komitmen mereka yang tinggi terhadap investasi berkelanjutan berbasis ESG dapat mendorong kesadaran yang sama dari para pelaku pasar lainnya di industri keuangan, khususnya pasar modal Indonesia,” kata Riki kepada wartawan Kamis (27/7) menjelang penyerahan penghargaan digelar malam harinya.
Ia menambahkan penghargaan ini bentuk apresiasi atas keterlibatan para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mempromosikan investasi berbasis ESG di pasar modal Indonesia.
Ajang penghargaan ini juga merupakan pengembangan secara signifikan dari konsep event SRI-KEHATI Award yang pernah dilaksanakan sebelumnya yang hanya terbatas pada emiten di pasar modal. Yayasan KEHATI, sebagai pengelola Indeks SRI-KEHATI, sebelumnya sudah menyelenggarakan SRI-KEHATI Award sebanyak lima kali.
baca juga: Menghijaukan Kabupaten Manggarai dengan Tanaman Bambu Berkelanjutan
Dalam award ini, KEHATI fokus pada identifikasi dan pemberian apresiasi kepada pelaku ESG dari tiga kategori utama yakni Best Capital Market (sub-kategori Emiten, Investor dan Facilitator), Best Impact Investment (Impact Entrepreneur, Investor on Impact Investment, dan Facilitator), dan Best Debt and Project Financing (Issuer, Investor/Creditor, dan Facilitator).
Adapun dewan juri yang menilai diketuai oleh Dewan Pengawas Indonesia Investment Authority (INA) Dr Cyril Noerhadi dan Riki Frindos dari KEHATI sebagai sekretaris dan didukung enam anggota. Keenam anggota juri ESG Award yaitu Demetrius Ari Pitojo, Mohamad Oki Ramadhana, Ariani Vidya Sofjan, Rama Manusama, Nadia Chiarina, dan Dr Agus Salim, CFA.
Ketua Dewan Juri ESG Award 2023, Cyrill Noerhadi mengatakan ESG sudah menjadi faktor penting bagi pertimbangan investor global sehingga perusahaan di Indonesia patut menempatkan itu sebagai salah satu prioritas.
"Sejak United Nation menegaskan pentingnya ESG, investor global mulai memberikan persyaratan agar setiap investasi yang akan dikucurkan berbasis ramah lingkungan. Hal ini untuk mendorong peningkatan pesan tren market dunia ke arah sustainability. Sebab itu penting ESG dikedepankan sekaligus bisa menarik dan mendorong terciptanya iklim investasi yang baik." (N-1)
Adapun 13 perusahaan yang menjadi pemenang dari tiga kategori utama dan 14 penghargaan hasil sidang pleno dewan juri sebagai berikut:
A. Sektor Capital Market
Kategori Emiten
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
- PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)
Kategori Investor
- PT BNP Paribas Asset Management
- PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
- PT Mandiri Manajemen Investasi
Kategori Facilitator
- PwC Indonesia
B. Sektor Impact Investment
Kategori Impact Entrepreneur
- Mahorahora Bumi Nusantara
- PT Miko Bahtera Nusantara (MYCL)
- Pable
Kategori Investor on Impact Investment
- PT BRI Ventura Investama
Kategori Facilitator
- ANGIN
C. Sektor Debt & Project Financing
Kategori Issuer
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI)
Kategori Investor/Creditor
- PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Kategori Facilitator
- PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Program WtE/PSEL di Bekasi, Denpasar, Yogyakarta, dan Bogor masuki tahap final tender. Danantara pastikan teknologi ramah lingkungan standar WHO. Ini respons DPD.
Transformasi menuju ekonomi hijau adalah sebuah keniscayaan yang profitabel.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus memperkuat kontribusinya terhadap upaya Indonesia dalam menarik investasi hijau di kancah global.
Empat perusahaan asal Jepang dan Indonesia resmi menandatangani memorandum of understanding (MoU) untuk melaksanakan studi kelayakan penerapan Joint Crediting Mechanism.
Proteksi hutan disebut sebagai hal yang krusial diperhatikan demi dampak investasi jangka panjang, baik untuk ekosistem, masyarakat, maupun ekonomi.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung pengembangan energi hijau di daerah itu.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Bank Jakarta meraih dua penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan menjaga kinerja berkelanjutan.
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
Green Building Council Indonesia (GBCI) menyerahkan penghargaan berupa sertifikat dan plakat Greenship Neighborhood versi 1.0 dengan peringkat Gold kepada Royal Botanica Park.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved