Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data analisis cuaca yang dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih terdapat potensi hujan di sebagian wilayah Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat dan Bali.
Sedangkan hujan ringan sampai sedang terjadi di sebagian Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku dan Papua.
Terkait dengan masih adanya hujan di musim kemarau, Deputi Bidang Meteorologi Guswanto memaparkan, perlu dipahami bahwa cuaca dan iklim di wilayah Indonesia dipicu oleh berbagai faktor dinamika atmosfer mulai dari skala global hingga regional dan lokal.
Baca juga : Separuh Wilayah Indonesia Memasuki Musim Kemarau
Hingga awal Juli ini faktor dinamika atmosfer global yang aktif adalah El Nino dengan kategori Lemah.
"Sedangkan berdasarkan analisis terakhir, ada beberapa faktor dinamika atmosfer skala regional hingga lokal yang saat ini berperan cukup signifikan dalam memicu peningkatkan pertumbuhan awan hujan," kata Guswanto, Selasa (4/7).
Baca juga : El Nino dan La Nina, Bedanya Dimana?
Hal itu yang kemudian menyebabkan dalam sepekan ini masih terjadi potensi hujan di beberapa wilayah dan bahkan dalam beberapa hari kedepan masih cukup aktif di wilayah Indonesia.
"Beberapa faktor dinamika atmosfer tersebut antara lain adanya aktifitas gelombang Kelvin dan Rossby ekuatorial di sekitar wilayah Indonesia yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan," beber Guswanto.
Selain itu, terjadinya pola belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian utara yang dipicu oleh adanya pola sirkulasi di sekitar Laut China selatan dan utara Sulawesi.
"Kondisi ini dapat turut memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan," imbuh dia. (Z-4)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan periode mudik Lebaran 2026 dan libur Idul Fitri 1447 H/2026 M masih dibayangi potensi hujan lebat di sejumlah wilayah.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Cek jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di NTB. BMKG ungkap alasan fenomena 'Blood Moon' malam ini sangat fotogenik meski ada kendala cuaca berawan.
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah perairan tenggara Sinabang, Aceh pada Selasa (3/3) pukul 11.56 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved