Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 887 wisudawan menghadiri Upacara Bon Voyage/Pelepasan Perwira Transportasi Laut tingkat III, IV dan V bidang keahlian Nautika dan Teknika Polteknik Pelayaran Banten di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (12/6).
Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengajak para perwira untuk berperan aktif dalam menghadapi perkembangan dan transformasi sektor perhubungan serta menjunjung tinggi nilai nilai kejujuran, integritas dan tanggung jawab. Beliau juga berpesan
"Jadilah pelaut yang beretika, berprilaku baik dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Perhubungan di Indonesia," ujarnya saat memberikan amanah saat menjadi Inspektur Upacara Bon Voyage Perwira Politeknik Pelayaran Banten.
Baca juga : Festival Rupareka Untar Angkat Musik, Kuliner, dan Budaya Lokal
Dalam pelepasan kali ini mengusung tema "Mewujudkan Perwira Transportasi Laut Profesional dalam Mendukung Pembangunan Transportasi yang Berkelanjutan". Tema tersebut merupakan dukungan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Tema itu juga sejalan dengan visi Politeknik Pelayaran Banten sebagai salah satu SDGs Center dan berkomitmen menghasilkan lulusan Perwira Transportasi Laut yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Baca juga : Rangkul Kreaby, EF Kids dan Teens Dorong Kreativitas Generasi Muda
Direktur Politeknik Pelayaran Banten, Moejiono berharap para Perwira yang telah dilepas dapat terus meningkatkan kompetensinya, menyesuaikan diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berbagai peraturan nasional dan konvensi international yang berlaku.
Para perwira yang telah dilepas baik dari Program Diklat Tingkat III, IV, dan V seluruhnya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai IMO Model Course 7.03 dan 7.04
"Kami ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh Perwira Tk. III, IV dan V yang telah dilepas pada hari ini. Semangat berkontribusi pada sektor Pelayaran demi kemajuan perhubungan Indonesia," katanya. (RO/Z-5)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
K3TAB 2025 menghadirkan aturan baru untuk tingkat politeknik, yakni setiap tim wajib terdiri dari satu mahasiswa penerima beasiswa dan dua mahasiswa non-beasiswa.
SPP Poltekpar cuma Rp2 jutaan, masa tunggu bekerja maksimal tiga bulan.
Sebanyak 74 mahasiswa dari 11 universitas di Indonesia termasuk mahasiswa politeknik di bawah naungan Kemenperin menerima beasiswa.
Dalam wisuda kali ini, Politeknik STMI Jakarta berhasil meluluskan sejumlah 283 lulusan yang berasal dari lulusan Program Reguler Sarjana Terapan dan 19 wisudawan Program Setara Diploma-1.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, ingin lulusan Politeknik Harapan Bersama (Harber) bersiap-siap menjadi warga global.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
Operasional kapal sangat bergantung pada kondisi cuaca dan rekomendasi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
Indonesian National Shipowners Association/INSA memperkirakan negara berpotensi kehilangan penerimaan pajak hingga triliunan rupiah dari aktivitas kapal asing.
BMKG Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
IPC TPK di penghujung tahun 2025 dengan melayani tambahan layanan adhoc (Adhoc Service) dari perusahaan pelayaran global, CMA CGM.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara berpotensi disertai hujan badai dan petir berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved