Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Gempa tektonik dengan magnitudo 6,0 mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan wilayah selatan Jawa. Guncangan terjadi pada pukul 00.04 WIB, Kamis (8/6).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan pusat gempa terletak pada koordinat 9,15° LS dan 110,64° BT, atau tepatnya di laut pada jarak 128 kilometer arah Selatan Gunungkudul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada kedalaman 46 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalamannya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan nai," ucap Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, Kamis.
Baca juga: BMKG: Sumatra Selatan Bakal Terdampak Kekeringan, Antisipasi Lebih Dini
Gempa tersebut dirasakan penduduk Yogyakarta dan mengakibatkan banyak barang yang terpelanting dan hancur.
Selain di Yogyakarta, kondisi yang sama juga terjadi di Ponorogo. Kendati demikian, hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan parah yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan juga menunjukkan bahwa gempa itu tidak berpotensi tsunami.
BMKG pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Untuk sementara, warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak.
Baca juga: Sejumlah Wilayah Masuki Musim Kemarau, BMKG: Siaga Karhutla dan Kekeringan
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," tandasnya. (Z-11)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Dinas seismologi nasional Meksiko melaporkan bahwa gempa bermagnitudo 6,5 tersebut mengguncang negara bagian Guerrero di Meksiko selatan.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Aceh Besar mencatat Aceh mengalami sedikitnya 11 kali gempa bumi, Rabu (31/12).
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved