Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT menjalani hidup, terkadang ada momen saat kita dihadapkan pada pilihan sulit antara mengikuti apa yang diharapkan dari kita atau mengikuti hasrat batin yang membara.
Di tengah tekanan sosial dan ekspektasi yang mapan, sebagian anak muda menemukan keberanian mengejar mimpi dan membuktikan kemampuan mereka dalam dunia bisnis.
Seperti dialami Dewi Wulan Sari, 28, Founder Dneeds.beauty, yang sukses menjadi entrepreneur (wirausaha) dalam bisnis slimming dan skincare di usianya yang masih terbilang muda.
Baca juga: Mahasiswa Dituntut Menjadi Entrepreneur
Perempuan kelahiran Jakarta yang akrab disapa Dewi ini bercerita bahwa pada awal ia memulai usaha, orang tuanya sempat menentang keputusannya untuk menjadi pengusaha.
Sebelum mendirikan Dneeds.beauty, Dewi merintis bisnis kuliner. Akan tetapi, ia mengalami kesulitan dan usahanya tidak berjalan lancar.
Orang tuanya pun khawatir bahwa bisnisnya akan gagal dan menganjurkan agar Dewi menjadi pegawai honorer di kantor pemerintah daerah (pemda).
"Aku paham tiap orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Tapi daripada harus bersiteru, akhirnya aku putuskan mengalah dan memulai karir di pemda agar mengurangi beban pikiran mereka,” tutur Dewi dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini.
Namun, Dewi tidak menyerah begitu saja. Dia memutuskan memulai bisnis online di sela-sela kesibukannya bekerja di kantor pemda.
Setelah melewati berbagai rintangan, Dewi berhasil menjalankan bisnis online dan merintis usaha sambil bekerja di pemda selama setahun lebih.
Dari penghasilan bisnisnya, dia membeli beberapa aset properti, serta membelikan sebuah mobil untuk orang tuanya.
Baca juga: KNPI Luncurkan Activistpreneur Go Digital, Bantu UMKM dan Wirausaha Muda
Ketika orang tua Dewi melihat kenyataan bisnisnya berhasil, mereka mengizinkan Dewi resign dari kantor pemda demi fokus mengembangkan bisnis sampai sekarang.
Bisnis online Dewi, Dneeds.beauty, kini semakin berkembang dan menjadi pilihan bagi banyak konsumen.
Tidak hanya sukses dalam bisnis, Dewi memberikan tips mengelola keuangan bagi generasi muda.
Ia menekankan pentingnya memisahkan penghasilan dan tidak menggunakan uang untuk membeli kebutuhan tidak penting.
Menurut Dewi, investasi di berbagai instrumen seperti reksadana, logam mulia, dan deposito amat penting dilakukan sejak dini.
"Penting banget bisa mengelola keuangan dengan baik dan benar. Kita bisa lebih mengontrol mana kebutuhan yang penting dan harus dibeli ketimbang kebutuhan yang hanya keinginan sesaat," tutup Dewi. (RO/S-2)
Jika sejak muda menjaga pola hidup sehat, metabolisme dan jaringan dalam tubuh masih akan terjaga baik sampai usia tua.
Faktor risiko penyakit jantung pada populasi dewasa muda sama dengan mereka yang berusia lebih tua, yaitu obesitas, merokok, diabetes atau kadar gula darah tinggi,
Pikun sering terjadi saat bertambahnya usia, kondisi ini ditandai dengan mengalami kehilangan daya ingat terhadap peristiwa yang terjadi.
Ia juga mengatakan banyak skill yang terasah selama mengikuti kegiatan itu, termasuk skill berkomunikasi hingga melatih kepercayaan diri berbicara di hadapan publik.
Mereka hadir dalam simulasi konferensi bukan sebagai diri sendiri, melainkan wakil negara dan lembaga.
Melalui proyek eco enzyme, Green Rangers ingin mengingatkan bahwa ada limbah yang bisa diolah untuk menjadi lebih bermanfaat bagi lingkungan dan perekonomian.
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved