Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MITOS vaksi influenza kerap menakuti masyarakat untuk melakukan vaksin. Padahal, vaksin ini diketahui manfaatnya jauh sebelum virus covid-19 mewabah.
Vaksin ini akan melindungi tubuh dari ancaman berbahaya seperti gangguan pernapasan akibat influenza. Oleh karena itu, vaksin ini akan tetap penting didapatkan dengan rutin.
Nah, pada artikel berikut ini kita akan membahas serta mencermati mitos dan juga fakta dari vaksin influenza.
Baca juga: Ini Alasan Mengapa Ibu Hamil Perlu Vaksin Influenza
Mitos
1. Vaksinasi Flu Sebabkan Sakit Flu
Vaksin flu yang diberikan pada orang dewasa mengandung virus flu yang tidak aktif. Jadi, vaksinasi flu yang dilakukan tidak memberikan dampak pada kesehatan, seperti penyakit flu. Umumnya vaksinasi flu yang dilakukan hanya memberikan dampak kenaikan suhu tubuh, namun kondisi ini jarang terjadi.
2. Anak-Anak Tidak Memerlukan Vaksinasi Flu
Banyak mitos yang mengatakan bahwa anak-anak belum perlu untuk mendapatkan vaksinasi. Virus influenza sangat mudah menular, khususnya pada anak-anak. Hal ini karena anak-anak belum memiliki imunitas tubuh yang optimal, sehingga vaksinasi flu diperlukan untuk menghindari anak—anak alami penyakit flu. Namun, menurut National Health Service UK, vaksin flu tidak dianjurkan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan.
Baca juga: Menkes: Setelah Covid-19, Virus Influenza yang Harus Diwaspadai
3. Ibu Hamil Tidak Boleh Lakukan Vaksinasi Flu
Ibu hamil perlu melakukan vaksinasi flu dan dapat dilakukan kapan saja. Ketika kamu menjalani kehamilan, lakukan vaksinasi flu untuk menghindari penyakit ini. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, penyakit flu yang dialami oleh ibu hamil dapat berbahaya bagi kesehatan dan sebabkan komplikasi pada kesehatan ibu maupun janin dalam kandungan.
4. Vaksinasi Flu Bikin Imunitas Menurun
Kamu perlu mendapatkan vaksinasi flu setiap tahunnya dan imunitas tubuh tetap terjaga dengan baik. Dilansir dari Healthlink British Columbia, penyebab flu atau virus flu dapat berganti dan berubah setiap tahunnya. Vaksinasi yang dilakukan melindungi tubuh dari paparan penyebab flu.
5. Sekali Lakukan Vaksinasi Flu, Terhindar Penyakit Flu Selamanya
Banyak yang berpikir bahwa melakukan vaksinasi flu sekali dalam seumur hidup akan membuat kesehatan kamu terhindar dari penyakit flu. Jangan percaya dengan mitos ini. Menurut National Health Service UK, vaksinasi flu dapat bekerja dengan optimal sepanjang musim penyakit flu.
Fakta
1. Vaksin influenza dibuat dari virus influenza yang sudah tidak aktif (inaktif) sehingga tidak bisa menyebabkan infeksi.
2. Vaksin influenza efektif melindungi sampai dengan 90% pada individu sehat kurang dari 65 tahun jika galur dalam vaksin sama dengan virus yang beredar.
3. Anda harus divaksinasi influenza secepatnya setelah tersedia karena dibutuhkan sekitar dua minggu untuk mengembangkan antibody
4. Influenza berbahaya, dengan vaksinasi bisa mengurangi resiko komplikasi serius, rawat inap bahkan kematian akibat influenza serta mencegah kehilangan Waktu produktif.
Nah, untuk menghindari penyakit influenza caranya hampir sama dengan pencegahan covid-19 yakni, mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan tak lupa juga untuk mendapatkan vaksinasi setiap tahunya. (Z-10)
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Kanker serviks saat ini merupakan penyakit penyebab kematian nomor 2 di Indonesia.
Pneumonia merupalan penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved