Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP ibu hamil tentunya mengiginkan kehamilan yang sehat. Namun tahukah kamu, Salah satu kelompok yang berisiko tinggi tertular virus influenza adalah ibu hamil loh. Hal itu karena ketika hamil wanita bisa mengalami perubahan pada sistem kekebalan tubuh.
Serangan influenza yang cukup parah, dapat berisiko menyebabkan rawat inap selama kehamilan ataupun hingga dua minggu pascapersalinan.
Menurut Penasihat Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Samsuridjal Djauzi, influenza pada ibu hamil tidak hanya akan berdampak buruk bagi sang ibu, tetapi dapat mempengaruhi sang anak.
“Jadi kalau ibu hamil terkena influenza demam tinggi, itu akan mempengaruhi ibunya tetapi juga mempengaruhi bayi. Kadang-kadamg suhu 40 bisa menimbulkan aborsi atau bahkan pertumbuhan bayinya menjadi terganggu,” kata Samsuridjal saat ditemui media di RSUD Pasar Minggu pada Kamis (11/5).
Dengan demikian Ibu hamil sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi karena transmisinya yang sangat cepat. Hal tersebut dibuktikan dengan virus yang dengan cepat menular pada bayi, sehingga bayi bisa saja terlahir premature atau bahkan meninggal dalam kandungan.
Baca juga: Kenaikan Berat Badan Berlebihan Saat Hamil Bisa Sebabkan Kematian Janin
Lebih lanjut, Samsuridjal mengungkapkan manfaat dari vaksinasi influenza bermanfaat untuk pencegahan ibu dan bayi terhadap penyakit influenza.
“Manfaat vaksinasi influenza kepada ibu hamil bermanfaat untuk ibunya untuk pencegahan influenza dan bermanfaat untuk bayinya. Penelitian di pakistan di beberapa negara lain berat badan bayi itu bagus jadi yang rendah itu kurang kemudian kejadian aborsi itu juga berkurang. Jadi bagus buat bayinya,” lanjutnya.
Umumnya vaksin influenza diberikan sebanyak satu kali dalam setahun. Saath amil, pemberiannya bisa dilakukan pada trimester kedua atau ketiga, yaitu di atas 4 bulan atau 1 bulan sebelum melahirkan.
Untuk dosis pemberiannya sendiri, vaksin flu pada ibu hamil akan menyesuaikan dosis orang dewasa. Ibu hamil juga tidak perlu merasa khawatir, karena vaksin ini tidak akan mengganggu produksi ASI. Namun, sebelum melakukannya, sebaiknya diskusikan dengan dokter terlebih dulu.
Biasanya gejala influenza pada ibu hamil umumnya batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, dan demam. Untuk pencegahannya, Samsuridjal mengatakan bahwa mirip dengan kasus covid meliputi rajin mencuci tangan, menjaga jarak, jaga pola makan sehat, hingga menggunakan masker jika berada di keramaian.
(Z-9)
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Waspadai ISPA dengan menjaga daya tahan tubuh dan hindari polusi. Simak panduan lengkap pencegahan ISPA langsung dari pakar spesialis paru di sini.
Pahami alasan medis mengapa vaksin influenza diberikan setahun sekali, mulai dari mutasi virus hingga masa perlindungan antibodi dalam tubuh.
Terkait perlindungan pada anak, IDAI merekomendasikan pemberian vaksin influenza dimulai sejak usia enam bulan.
Kemenkes menegaskan bahwa situasi influenza A H3N2 subclade K atau Super Flu terkendali serta dilaporkan tak ada peningkatan keparahan apabila dibandingkan dengan clade atau subclade manapun
Kemenkes melaporkan ada 62 kasus super flu di Indonesia, Beberapa gejala super flu atau infeksi Influenza A H3N2 subclade K dan cara mencegahnya
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Berdasarkan data Kemenkes hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat sebanyak 10.453 kasus suspek campak, dengan 8.372 kasus terkonfirmasi dan enam kasus kematian.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
LONJAKAN kasus campak yang terjadi belakangan ini dinilai menjadi indikator menurunnya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat
Di Indonesia, jadwal imunisasi anak saat ini mengacu pada rekomendasi Kementerian Kesehatan serta panduan terbaru dari IDAI yang diperbarui pada 2024.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved