Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Wan Nendra, menekankan pentingnya imunisasi dan pemberian suplemen yang tepat untuk mencegah penyakit pada anak-anak karena faktor cuaca.
"Perubahan suhu yang drastis dan kelembapan tinggi dapat memicu munculnya alergi, flu, batuk, hingga demam pada anak. Untuk itu, vaksinasi influenza perlu diberikan secara rutin setiap tahun untuk menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan yang berat," kata Wan Nendra, dikutip Rabu (16/7).
Wan Nendra mengungkapkan, cuaca yang tidak menentu disertai curah hujan tinggi dapat memicu berbagai penyakit musiman pada anak, termasuk flu, infeksi saluran pernapasan, hingga gangguan pencernaan akibat banjir.
Ia menyampaikan bahwa vaksinasi influenza memang tidak menjamin anak bebas dari flu sepenuhnya, namun dapat mencegah gejala menjadi berat atau komplikasi serius.
Selain itu, banjir juga menjadi pemicu penyakit pencernaan seperti diare dan muntah akibat paparan bakteri dan virus dari air kotor.
"Upaya pencegahan sangat penting. Jauhkan anak-anak dari lokasi banjir dan pastikan mereka mencuci tangan secara rutin, terutama sebelum
makan. Jika diare terjadi, segera berikan cairan rehidrasi seperti oralit untuk mencegah dehidrasi," paparnya.
Wan Nendra juga menyoroti dua masalah kesehatan utama yang sering tidak disadari orangtua, yaitu anemia dan defisiensi vitamin D.
Ia merekomendasikan suplementasi zat besi dan vitamin D, terutama pada anak usia balita, sebagai bagian dari strategi memperkuat daya tahan tubuh anak.
Ia mengingatkan agar penggunaan suplemen dilakukan sesuai anjuran dokter, dan bukan berdasarkan perkiraan semata.
Menurutnya, membekali anak dengan imunitas yang baik adalah kunci untuk menghadapi musim penyakit yang tidak menentu.
"Data menunjukkan banyak anak Indonesia kekurangan vitamin D dan zat besi. Padahal, kedua nutrisi ini sangat penting untuk membentuk kekebalan tubuh dan pertumbuhan optimal," pungkas perempuan yang mendapatkan gelar Doktor dari Universitas Gadjah Mada tersebut. (Ant/Z-1)
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif semakin meningkat, termasuk dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Suplemen tidak selalu wajib dikonsumsi setiap hari. Nutrisi dari makanan bergizi tetap yang utama, sementara suplemen hanya diperlukan pada kondisi medis tertentu.
Poses regenerasi kulit dipengaruhi kecukupan nutrisi agar kulit mampu memperbaiki dirinya lebih optimal, serta terlindungi dari kerusakan lingkungan.
PENYAKIT ISPA kerap terjadi pada anak. ISPA menjadi penyakit yang bisa mengancam kesehatan anak. ISPA merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan bagian atas.
Ingin hidup sehat tanpa harus membeli suplemen mahal? Kabar baiknya, banyak makanan murah dan mudah ditemukan yang nutrisinya tidak kalah dengan suplemen premium.
Alih-alih menghambat pertumbuhan, latihan beban justru memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak.
Dari sisi keamanan, penggunaan wajah anak sebagai input data AI dinilai sangat rentan terhadap tindak kejahatan digital.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved