Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Ahli Menteri Kesehatan Bidang Hukum Kesehatan Sundoyo menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan dapat memperbaiki regulasi dan norma yang serupa bahkan tumpang tindih di berbagai undang-undang (UU).
Diketahui RUU Kesehatan menyeret 13 UU baik yang dicabut maupun ada perubahan beberapa pasal. Sehingga diharapkan dengan adanya RUU dengan omnibus law ini tidak adanya tumpang tindih antar regulasi.
"Karena salah satu ciri khas dalam RUU omnibus law ini mengurangi tumpang tindih. Satu dari sembilan UU banyak pasal yang tumpang tindih bahkan cenderung kontra antara satu dengan lain, banyak juga adanya kesamaan," kata Sundoyo dalam dialog Transformasi Layanan Kesehatan Indonesia, Senin (3/4).
Baca juga: RUU Kesehatan Dinilai Bisa Atasi Obesitas Regulasi
Ia mencontohkan ada beberapa pengaturan di dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, UU Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan, dan UU Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan banyak norma yang sama.
"Jika kita bisa simplikasi, bahas secara bersama-sama maka itu akan lebih efektif. Untuk menghindari multitafsir di lapangan itu sangat bagus karena beda satu kata saja bisa multi tafsir," ujarnya.
Baca juga: Status Kedaruratan Covid-19 Selama Mudik Masih Berlanjut
Selain itu, menurutnya, RUU omnibus law ini bisa menjawab kebutuhan yang ada di sektor kesehatan setelah berkaca dari pandemi covid-19.
"RUU ini mengacu pada promotif dan preventif. Sejak Januari 2014 pelayanan primer banyak yang kuratif sebagai contoh ketika didaftarkan peserta JKN maka akses banyak yang pengobatan," jelas Sundoyo.
Sehingga akses di puskesmas, klinik dan pelayanan kesehatan pertama pelayanan promotif dan preventifnya kurang sehingga ini yang perlu diperbaiki. (Iam/Z-7)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa super flu bukanlah virus baru.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan super flu influenza A (H3N2) bukan penyakit mematikan seperti Covid-19. Gejalanya mirip flu biasa dan dapat ditangani dengan imunitas tubuh yang baik
Potensi ini didukung oleh berkembangnya kualitas tenaga medis, kemajuan teknologi estetika, dan kekayaan bahan herbal Nusantara yang dapat dimanfaatkan untuk riset dan inovasi.
Presiden RI Prabowo Subianto meminta Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan setiap rumah sakit baru di tingkat kabupaten/kota dilengkapi perangkat medis berteknologi tinggi.
Prabowo membeberkan alasan keinginannya agar pembengunan rs ke depan seperti RS Kardiologi.
Program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintah bakal merealisasikan pembukaan kampus-kampus kedokteran di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan nasional.
Kemdiktisaintek mendukung upaya Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) dalam memperbaiki tata kelola dan sistem perguruan tinggi di bidang pendidikan kedokteran.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah lama menjadi standar emas di dunia medis modern.
DERETAN kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter di berbagai wilayah telah memicu kemarahan publik karena tercela dan mencoreng profesi kedokteran.
DUNIA kedokteran regeneratif berkembang sangat pesat. Hal terutama dalam inovasi terapi sel punca dan teknologi kedokteran masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved