Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Dewan Pakar Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Prof Tri Erri Astoeti mengingatkan bahwa menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan secara maksimal.
"Ingat bahwa menyikat gigi itu sesudah makan. Kadang-kadang kita mandi, sikat gigi, baru sarapan, lalu berangkat ke kantor. Kita ganti kebiasaan itu, lifestyle yang terbaik adalah menyikat gigi sesudah makan," kata Erri, dikutip Selasa (28/3).
Ia menambahkan, sikat gigi juga sebaiknya dilakukan sebelum tidur di malam hari. Adapun durasi sikat gigi yang dianjurkan adalah dua menit.
Baca juga: Sikat Gigi saat Puasa di Pagi Hari, Begini Penjelasannya
Menurut Erri, sikat gigi sesudah makan akan benar-benar memberikan manfaat terhadap kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Sebab, sisa-sisa makanan dalam mulut harus dibersihkan, salah satunya agar tidak menimbulkan asam yang meningkatkan risiko gigi berlubang.
Sayangnya, Erri memaparkan, menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, hanya 2,8% masyarakat Indonesia yang menyikat gigi dua kali sehari di waktu yang benar, yakni setelah makan dan sebelum tidur.
"Sebenarnya mereka itu mengerti bahwa menyikat gigi itu dua kali sehari. Tapi, ternyata waktunya yang salah," ujar Erri.
Baca juga: Ini Pentingnya Mengganti Sikat Gigi Pascasakit
Ia menambahkan, rendahnya kesadaran masyarakat untuk menyikat gigi setelah makan rupanya membuat prevalensi gigi berlubang menjadi sangat tinggi.
"Dari Riskesdas 2018, 88,8% penduduk Indonesia itu ternyata giginya berlubang, 57% memang punya masalah, ya. Dan yang paling sedih adalah 93% anak-anak usia dini sudah berlubang giginya," kata Erri.
Untuk itu, Erri mengatakan, edukasi mengenai sikat gigi setelah makan masih harus terus digencarkan di tengah masyarakat guna meningkatkan status kesehatan gigi dan mulut.
"Harus diedukasi bahwa menyikat gigi itu sebenarnya konsepnya adalah membersihkan sisa makanan. Kalau sikat giginya sebelum makan, artinya makanan masih ada di dalam mulut kita. Jadi kita harus selalu mengingatkan bahwa sikat gigi itu sesudah makan," ujar Erri.
Selain menyikat gigi dua kali sehari setelah makan dan sebelum tidur dengan durasi minimal dua menit, Erri juga menganjurkan masyarakat untuk berkonsultasi ke dokter gigi setidaknya dua kali dalam setahun atau setiap enam bulan sekali. (Ant/Z-1)
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Durasi dan teknik penyikatan yang tepat adalah kunci utama kesehatan gigi dan gusi yang menyeluruh.
Selain teknik pembersihan gigi, edukasi kesehatan rongga mulut juga harus mencakup aspek gaya hidup, terutama pola makan.
TIM MedIsAid menemukan tingginya persentase kasus gigi berlubang pada anak-anak. Banyak siswa mengalami ketidaknyamanan saat makan maupun belajar akibat masalah gigi yang tidak tertangani.
Durasi dan teknik penyikatan yang tepat adalah kunci utama kesehatan gigi dan gusi yang menyeluruh.
Alat ini biasanya terdiri dari dua bagian utama yakni pegangan, bagian yang dipegang saat digunakan, terbuat dari plastik, bambu, atau material lain yang nyaman digenggam.
Dengan menyikat gigi, maka bisa menghilangkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi setelah makan, dan menyingkirkan lapisan plak yang terbentuk dari campuran air liur
Menyikat gigi dua kali sehari belum tentu cukup. Simak empat kesalahan umum menurut ahli gigi yang bisa membuat gigi rusak meski sudah rajin sikat gigi.
Alat ini biasanya memiliki pegangan dan bulu sikat yang lembut atau sedang, yang bisa manual maupun elektrik.
Sebuah studi menunjukkan bahwa melakukan perawatan mulut harian yaitu menyikat gigi dan membersihkan gigi dapat secara drastis mengurangi risiko mengembangkan kanker kepala dan leher.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved