Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

15 Dampak Jarang Sikat Gigi

Reynaldi Andrian Pamungkas
02/10/2025 23:00
15 Dampak Jarang Sikat Gigi
Berikut Dampak Jarang Sikat Gigi(freepik)

SIKAT gigi adalah alat kebersihan mulut yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi, dan lidah dari sisa makanan, plak, dan kuman penyebab penyakit mulut.

Alat ini biasanya memiliki pegangan dan bulu sikat yang lembut atau sedang, yang bisa manual maupun elektrik.

Berikut 15 Dampak Jarang Sikat Gigi

1. Plak menumpuk

Sisa makanan menempel dan membentuk plak di gigi.

2. Karang gigi

Plak yang dibiarkan akan mengeras menjadi karang gigi.

3. Bau mulut

Bakteri berkembang biak sehingga mulut jadi berbau tidak sedap.

4. Gigi berlubang

Bakteri menghasilkan asam yang merusak enamel gigi.

5. Radang gusi

Gusi bisa memerah, bengkak, dan mudah berdarah.

6. Periodontitis

Infeksi gusi yang parah dapat merusak jaringan penyangga gigi.

7. Gigi goyang dan copot

Akibat kerusakan gusi dan tulang penyangga.

8. Noda pada gigi

Gigi jadi kuning atau bernoda karena sisa makanan dan bakteri.

9. Sariawan lebih sering

Mulut yang kotor memicu luka dan infeksi.

10. Mulut kering tidak nyaman

Produksi air liur terganggu karena mulut dipenuhi bakteri.

11. Sulit mengunyah dengan nyaman

Gigi berlubang atau goyang membuat makan jadi sakit.

12. Meningkatkan risiko infeksi tubuh

Bakteri dari mulut bisa masuk ke aliran darah.

13. Gangguan jantung

Ada penelitian yang mengaitkan penyakit gusi dengan risiko penyakit jantung.

14. Risiko diabetes makin tinggi

Penyakit gusi bisa memperburuk kontrol gula darah.

15. Turunnya rasa percaya diri

Bau mulut, gigi kuning, atau rusak membuat minder saat berinteraksi.

Jarang sikat gigi tidak hanya merusak mulut, tapi juga bisa berdampak ke kesehatan tubuh secara keseluruhan. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya