Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

11 Bahaya Jarang Sikat Gigi

Reynaldi Andrian Pamungkas
10/11/2025 20:00
11 Bahaya Jarang Sikat Gigi
Berikut Bahaya Jarang Sikat Gigi(freepik)

SIKAT gigi adalah alat kebersihan mulut yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi, dan lidah dari sisa makanan, plak, serta bakteri penyebab bau mulut dan kerusakan gigi.

Dengan menyikat gigi, maka bisa menghilangkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi setelah makan, dan menyingkirkan lapisan plak yang terbentuk dari campuran air liur, sisa makanan, dan bakteri.

Berikut 11 Bahaya Jarang Sikat Gigi

1. Timbulnya Plak dan Karang Gigi

Jika kamu jarang menyikat gigi, sisa makanan dan bakteri akan menumpuk membentuk plak. Bila dibiarkan, plak mengeras menjadi karang gigi yang sulit dibersihkan dan bisa menyebabkan masalah lain.

2. Bau Mulut

Bakteri di dalam mulut menghasilkan gas sulfur yang berbau tidak sedap. Akibatnya, napas menjadi bau dan tidak segar, bahkan setelah makan permen atau minum air.

3. Gigi Berlubang

Plak yang menumpuk menghasilkan asam yang merusak lapisan enamel gigi. Ini membuat gigi mudah berlubang dan terasa sakit saat makan makanan manis atau dingin.

4. Gusi Berdarah

Jarang menyikat gigi membuat bakteri menumpuk di garis gusi, menyebabkan radang gusi. Gejalanya meliputi gusi merah, bengkak, dan mudah berdarah saat menggosok gigi.

5. Infeksi Gusi Parah

Jika gingivitis tidak diobati, infeksi bisa menyebar ke jaringan penyangga gigi. Akibatnya gigi bisa goyang bahkan copot, dan bau mulut menjadi semakin parah.

6. Sakit Gigi Kronis

Lubang gigi yang dibiarkan tanpa perawatan dapat mencapai saraf gigi, menyebabkan nyeri hebat dan terus-menerus, terutama saat malam hari atau mengunyah.

7. Bakteri Menyebar ke Tubuh

Bakteri dari mulut bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan infeksi pada organ tubuh lain, seperti jantung atau paru-paru.

8. Risiko Penyakit Jantung Meningkat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peradangan kronis akibat penyakit gusi bisa memicu penyakit jantung dan stroke.

9. Sulit Mengunyah Makanan

Gigi berlubang atau goyah membuat kamu tidak nyaman mengunyah, sehingga asupan nutrisi bisa terganggu dan pencernaan menjadi tidak optimal.

10. Perubahan Warna Gigi

Jarang sikat gigi menyebabkan noda dari makanan, kopi, dan rokok menempel di permukaan gigi. Akibatnya, gigi tampak kuning kusam dan tidak menarik.

11. Menurunnya Kepercayaan Diri

Bau mulut, gigi kuning, dan penampilan yang tidak terawat bisa membuat seseorang minder saat berbicara atau tersenyum di depan orang lain.

Agar lebih sehat, sikat gigi minimal 2 kali sehari, gunakan pasta gigi berfluoride, bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, dan kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya