Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Tasikmalaya, Jawa Barat ditutup segala aktivitas secara permanen yang dilakukan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek).
Penutupan tersebut, membuat ratusan mahasiswa meminta tuntutan hak terhadap Yayasan karena telah merasa dirugikan.
Berdasarkan informasi, STMIK Tasikmalaya dikenakan sanksi administratif berat berupa pencabutan izin pendirian Perguruan Tinggi, oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud-Ristek). Penutupan yang dilakukan membuat seluruh mahasiswa dari berbagai tingkat akhir, merasa kecewa sekaligus syok mendengar kabar itu.
Baca juga: Baznas dan Pertamina Jalin Kerja Sama Pengelolaan Zakat
Baca juga: Ini Kiat Penuhi Kebutuhan Cairan Selama Ramadan
Ratusan mahasiswa tingkat akhir merasa kecewa atas kasus yang mengejutkan hingga mereka tidak menyangka selama empat tahun menjadi tempatnya menimba ilmu, kini harus ditutup permanen tanpa kejelasan yang pasti dari Perguruan Tinggi STMIK Tasikmalaya. Namun, pihak kampus juga telah menerima surat pencabutan izin pendirian Perguruan Tinggi dari Kemdikbud-Ristek.
Pelaksana Tugas STMIK Tasikmalaya, Rahadi Deli Saputra mengatakan, penutupan yang dilakukan oleh Kemdikbud Ristek setelah diterbitkan surat pencabutan izin Perguruan Tinggi (PT), karena adanya sekitar 40 catatan lembaga layanan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) wilayah IV harus diperbaiki selama masa pembinaan oleh Kemdikbud-Ristek.
"Yang membuat para mahasiswa lebih kecewa yaitu karena petinggi STMIK Tasikmalaya tidak adan transparansi terhadap mahasiswa terkait masalah tersebut dan menjadi kejanggalan itu, permasalahan tersebut tidak ada transparansi hingga membuat mahasiswa melakukan aksi di depan kampusnya," katanya, Minggu (26/3/2023).
Sementara, seorang mahasiswa tingkat akhir berinisial, AY mengatakan, kasus yang terjadi banyak mahasiswa menuntut hak dan mereka meminta pertanggung jawaban dari pihak kampus terutama mahasiswa tingkat akhir. Karena, penutupan STMIK Tasikmalaya yang telah didambakan menjadi keresahan bagi mahasiswa.
"Kami tidak tahu menahu akar permasalahan seperti apa dan seluruh mahasiswa STMIK Tasikmalaya meminta kejelasan terutamanya akan menuntut pihak lembaga atau Yayasan. Karena, bagi mahasiswa hanya ingin berupaya melanjutkan perkuliahan dan lulus semestinya seperti perguruan lain," paparnya. (H-2)
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Pemerintah salurkan PIP 2026 sebesar Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK guna perkuat Wajib Belajar 13 Tahun dan pemerataan pendidikan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved