Rabu 15 Maret 2023, 10:00 WIB

Diabetes tidak Terkontrol Tingkatkan Risiko Kanker

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Diabetes tidak Terkontrol Tingkatkan Risiko Kanker

Freepik
Ilustrasi

 

DOKTER spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi medik Faizal Drissa Hasibun mengatakan diabetes yang tidak terkontrol menjadi salah satu dari beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker.

"Diabetes merupakan suatu penyakit metabolik. Di antara beberapa faktor risiko kanker, memang diabetes tidak langsung menyebabkan kanker, jadi ada perantaranya," ujar dia dalam sebuah webinar kesehatan, dikutip Rabu (15/3).

Faizal, yang juga berprofesi sebagai Dosen Kedokteran di Universitas Yarsi, mengatakan gula darah yang tidak terkontrol pada pasien diabetes akan memudahkan dia terkena infeksi.

Baca juga: Gaya Hidup Sebabkan Adanya Tren Diabetes Tipe 2 pada Anak dan Remaja

Pada perempuan, infeksi biasanya dapat terjadi di vagina, menyebabkan keputihan dan bila tidak diobati bisa menimbulkan lecet atau gangguan pada mulut rahim. Gangguan pada mulut rahim ini lama-lama berkembang menjadi sel kanker.

"Kalau ada peradangan kronis, iritasi kronis, luka yang lama, itu akan menyebabkan selnya itu tidak normal, suatu masa menyebabkan sel kanker tumbuh," kata dia.

Faizal mengingatkan, diabetes tidak langsung menyebabkan kanker tetapi didahului infeksi dan iritasi akibat gula darah tidak terkontrol.

Baca juga: Pentingnya Pengendalian Konsumsi Gula di Masyarakat

Sementara itu, pakar kesehatan Susan M Gapstur, PhD, seperti pernah disiarkan WebMD, menyatakan diabetes menggandakan risiko terjadinya kanker hati, pankreas, dan endometrium.

Penyakit ini juga meningkatkan risiko kanker kolorektal, payudara, dan kandung kemih sebesar 20% hingga 50%.

Pasien diabetes cenderung memiliki beberapa faktor risiko kanker yang diketahui seperti obesitas, pola makan yang buruk, dan kurangnya melakukan aktivitas fisik.

Di sisi lain, masalah umum pada diabetes yakni kadar insulin yang terlalu tinggi, kadar gula darah yang terlalu tinggi, dan peradangan, meningkatkan risiko kanker.

Mengetahui adanya hubungan antara diabetes dan kanker, Alice Bender dari American Institute for Cancer Research menyarankan orang-orang mengonsumsi makanan yang sehat, bervariasi, aktif secara fisik setiap hari, dan mempertahankan berat badan yang sehat. (Ant/Z-1)

Baca Juga

MI/Susanto

Presiden Dicap Anti-Islam, Menag: Presiden Sangat Concern Terhadap Islam

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 24 Maret 2023, 13:20 WIB
Menang menegaskan presiden perhatian terhadap umat...
Dokumentasi pribadi.

Rahasia Pengelolaan Sumber Daya Air Danone-Aqua

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 24 Maret 2023, 12:55 WIB
Memperingati Hari Air Sedunia, Danone-Aqua membeberkan sejumlah rahasia dalam mengelola sumber daya air di Indonesia yang sudah berlangsung...
Antara Foto/Irwansyah

Kemenag Cairkan Rp381 Miliar untuk 28 Ribu Lebih Raudlatul Athfal

👤Dinda shabrina 🕔Jumat 24 Maret 2023, 12:36 WIB
Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Raudlatul Athfal (RA) Tahun 2023 akan segera cair sebesar total Rp381 miliar untuk 28.841...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya