Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan kualitas SDM kesehatan dalam negeri juga dapat bersaing dengan negara lain. Bahkan banyak dokter Indonesia yang menjadi pengajar di negara yang sektor kesehatannya terbilang maju.
"Dokter kita bukan hanya mengajar di Malaysia, juga di Singapura juga Korea Selatan. Jadi artinya enggak kalah kita," kata Syahril, Sabtu (11/3).
Ia menjelaskan mengapa sekitar 2 juta orang Indonesia memilih untuk berobat di negara lain merupakan permasalahan yang kompleks. Pertimbangan mereka bukan hanya pada dokternya, melainkan pada sarana dan prasarana hingga memilih ke luar negeri.
Baca juga: Pemerintah Berusaha Perkecil Jumlah Masyarakat yang Berobat Ke Luar Negeri
"Pilihan mereka itu bukan hanya dokter atau pilih rumah sakit tapi kompleks. Dokter sehebat apa pun kalo enggak ada alat enggak bisa, kemudian pelayanan publik yang harus disiapkan. Misalnya, pasien kalau ke ke negara ini, wah enak ya dijemput di bandara, dibawa keliling ke mana dulu, penginapan yang murah dan macem-macem sehingga sistem ini harus dibangun bareng-bareng," ungkapnya.
Kolaborasi untuk memajukan sektor kesehatan di Indonesia juga bukan hanya dari dokternya, melainkan seluruh aspek. Pembangunan SDM mulai dari perawat, tenaga kesehatan lain, hingga customer service yang diharapkan oleh rumah sakit lebih murah, cepat, jelas dan ada jaminan.
Baca juga: Ini Penyebab Orang Berobat di Luar Negeri
"Tugasnya, bagaimana rumah sakit di Indonesia bisa memberikan informasi lebih awal, sehingga berarti dia mampu untuk memiliki itu. Sekali lagi ini membutuhkan suatu sistem yang dari hulu ke hilir, tidak dokternya saja tapi semua sehingga menurut kita sistem ini harus dibangun bareng-bareng," pungkasnya. (Z-6)
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Pasien TB yang tidak tuntas berobat harus diperiksakan juga Mycobacterium tuberculosis paru dan resistensi OAT melalui pemeriksaan TCM, serta dilakukan pemeriksaan foto toraks
PB IDI terus mengupayakan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat agar lebih memilih berobat di dalam negeri.
Klinik Utama Jantung Hasna Medika Serang resmi beroperasi melayani kebutuhan pengobatan jantung warga Serang
Terkait bahan baku farmasi dalam negeri, perlu ada perhitungan rinci tentang nilai ekonomi ketersediaan bahan baku ini di bandingkan dengan kebutuhan penggunaannya di dalam negeri.
Batuk fisik sebenarnya refleks bawaan yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh untuk melindungi diri dari benda asing.
Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan JKN mencakup penggunaan Aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta, penerapan antrean online di fasilitas kesehatan
TIDAK hanya manusia, alam pun bisa murka. Kini luapan amarahnya membanjiri tiga provinsi di Indonesia tercinta.
Dengan rincian Aceh 13 rumah sakit dan 122 puskesmas, Sumatra Utara 18 rumah sakit dan 22 puskesmas dan Sumatera Barat 9 puskesmas.
Kemenimipas menutup kalender 2025 dengan sederet capaian strategis yang menandai semakin matangnya kementerian baru bentukan pemerintahan Presiden Prabowo.
BEROBAT di Malaysia semakin umum dilakukan masyarakat Indonesia. Layanan kesehatan yang lebih mumpuni dan canggih dengan biaya terjangkau menjadi beberapa alasannya.
MEMASUKI tahun ke-12 penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berbagai capaian sudah diraih Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved