Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU bisnis akomodasi, Bobobox News Center, melihat bahwa terdapat beberapa tantangan yang dialami oleh Teman Tuli saat berlibur atau bepergian ke luar kota. Salah satu tantangan tersebut adalah dan berkomunikasi dan mengakses akomodasi yang sesuai.
Untuk itu Bobobox tergerak untuk menciptakan akomodasi yang ramah bagi Teman Tuli dengan meluncurkan program “Good Sleep for All”, yaitu menyediakan berbagai fasilitas dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan Teman Tuli. Program ini mencakup layanan dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), papan petunjuk visual, sistem lampu isyarat darurat, dan video serta informasi fasilitas hotel berbahasa isyarat.
“Bobobox percaya setiap orang memiliki hak setara dalam mengakses akomodasi yang nyaman saat berlibur dan beristirahat. Oleh karena itu, program “Good Sleep for All” diluncurkan dengan harapan Teman Tuli dapat mengakses layanan dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan,” ujar Indra Gunawan, CEO Bobobox.
Hingga saat ini, terdapat tujuh cabang Bobobox yang telah memiliki fasilitas untuk Teman Tuli, yaitu cabang ITC Kuningan, Juanda Jakarta, Kebayoran Baru, Kota Tua, Pancoran, Mega Bekasi dan Tanah Abang.
Pada awal 2023, Bobobox baru saja menyelenggarakan pelatihan khusus Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bekerja sama dengan Silang.id, sebuah perusahaan terdepan di Indonesia yang membangun teknologi ekosistem bagi Teman Tuli. Bobobox menggandeng Silang.id sebagai penyedia pelatihan karena diyakini mengenal dan memiliki pengetahuan yang mumpuni mengenai komunitas Tuli.
“Silang.id memberikan dukungan penuh atas langkah yang diambil Bobobox. Bobobox dan Silang.id memiliki visi yang sama, yaitu kesetaraan bagi semua. Dalam hal ini penyediaan akses dan kualitas pelayanan akomodasi yang setara dan dapat dinikmati oleh teman Tuli. Karena, hingga hari ini, tidak sedikit masyarakat awam yang masih melekatkan stigma pada komunitas difabel, khususnya teman Tuli,” jelas Co-founder Silang Bagja Prawira.
“Tujuan lain yang ingin kami capai adalah dapat menjadi bagian edukasi bagi teman dengar sebagai percontohan konsep ekosistem ramah tuli. Kami berharap program ini bisa berlanjut ke cabang Bobobox hotel dan Bobocabin di seluruh Indonesia. Inisiatif ini dapat menjadi awal yang baik untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka antara Teman Tuli sehingga dapat menerima, menghargai dan menghormati satu sama lain,” lanjut Bagja.
Baca juga : Program ‘Jo Kawin Bocah’ dan ‘Jogo Konco’ Jadikan Jateng Provinsi Pelopor Ramah Anak
Pelatihan BISINDO yang diberikan untuk staf Bobobox dari seluruh cabang di area Jabodetabek meliputi kemampuan bahasa isyarat dasar, bahasa isyarat seputar layanan hotel (mengkonfirmasi kode reservasi, menginformasikan jumlah kamar yang tersedia, dan sebagainya), bahasa isyarat seputar produk Bobobox, serta pengetahuan mengenai budaya dan etika berkomunikasi dengan Teman Tuli. Dengan kemampuan ini, staf Bobobox diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Teman Tuli saat berkunjung.
Branch Operations Manager dari Bobobox Dody Satrianto mengatakan, berkat pelatihan yang dibimbing langsung oleh juru bahasa isyarat, staf Bobobox kini dapat berkomunikasi secara langsung dengan teman Tuli menggunakan bahasa isyarat.
"Belajar bahasa isyarat membantu staff Bobobox melayani tamu Tuli dengan lebih maksimal. Inisiatif ini merupakan salah satu cara Bobobox untuk memberikan dampak positif bagi sekitar, karena kemampuan berkomunikasi dengan bahasa isyarat ini juga akan sangat berguna untuk digunakan oleh orang dengar saat berinteraksi dengan teman Tuli di manapun dan kapanpun,” ujar Dody.
Selain memberikan layanan dan fasilitas ramah komunitas tuli, Bobobox juga membuka lapangan pekerjaan bagi Teman Tuli. Sebagai langkah awal, Bobobox akan menempatkan Teman Tuli sebagai staf front office di Bobobox cabang Pancoran, Jakarta Selatan. Secara bertahap, Bobobox akan terus menambah tenaga kerja dari komunitas tuli di cabang Jabodetabek lainnya, hingga cabang luar kota.
Ke depannya, Bobobox berharap dapat terus meningkatkan layanan dan fasilitas bagi para Teman Tuli.
“Kami memiliki visi untuk menyediakan akomodasi yang nyaman, menyenangkan, aman dan aksesibel bagi seluruh lapisan konsumen. Untuk mengakomodasi visi tersebut, Bobobox berkomitmen untuk secara konsisten mengembangkan inisiatif-inisiatif lain yang bermanfaat dan berdampak positif bagi sekitar di masa yang akan datang,” ujar Indra. (RO/OL-7)
Kegiatan ini menghadirkan lokakarya bahasa isyarat sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat budaya teman-teman Tuli
Indonesia berhasil meraih medali perunggu pada nomor beregu beranggotakan tiga orang dalam SEA Deaf Games ke-2.
Kontingen Tuli Indonesia (KTI) siap mewakili Merah Putih pada ajang 2nd Southeast Asia (SEA) Deaf Games 2025 yang akan berlangsung pada 20–26 Agustus 2025 di Jakarta.
Kecintaan Farah Mubbina terhadap dunia desain bermula sejak kecil. Hobi menggambar dan mengedit foto membawanya mengenal berbagai software desain grafis.
Penelitian terbaru menunjukkan terapi gen mampu mengembalikan pendengaran pada penderita tuli bawaan akibat mutasi gen OTOF.
Bagja Prawira, aktivis tuli ini rajin menyuarakan pemenuhan hak masyarakat tuli sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai budaya tuli.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved