Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Jepang, dulu ada tradisi membuang orangtua yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang ialah orangtua yang sudah tidak berdaya sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya.
Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan. Soalnya, si ibu telah lumpuh dan agak pikun.
Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si ibu yang kelihatan tidak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.
Baca juga: Kisah Nenek Penjahit yang Kaya di suatu Desa Kecil
Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih. Ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap ibunya.
Justru si ibu yang tampak tegar. Dalam senyumnya ia berkata, "Anakku, ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikit pun. Tadi ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu. Ibu takut kau tersesat. Ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai di rumah."
Baca juga: Cerita Perjalanan Nabi Isa dengan Seorang Pemuda yang Berkhianat
Setelah mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras. Ia kemudian langsung memeluk ibunya. Ia kembali menggendong sang ibu untuk dibawa pulang ke rumah kembali. Pemuda tersebut akhirnya merawat ibu yang sangat mengasihinya sampai ibunya meninggal.
Kisah penuh hikmah itu dilansir dari @positivemind.id di Instagram. Hikmahnya, orangtua bukan barang rongsokan yang bisa dibuang atau diabaikan setelah terlihat usang atau tidak berdaya. Segenap jiwa orangtua ialah melihat anaknya mendapat kebahagiaan yang layak meskipun mereka harus menderita.
Baca juga: Belajar Kemiskinan, Ayah Kaya Ajak Anak Jalan-Jalan ke Desa
Bagi mereka, kesuksesan anak ialah kesuksesan orangtua dalam mendidik anaknya. Kegagalan anaknya ialah kegagalan mereka dalam mendidik anaknya. Setiap seluk beluk kehidupan orangtua berpusat pada bagaimana sang anak bisa sukses. (OL-14)
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Bidan menjadi garda terdepan yang memastikan perempuan mendapatkan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi dan balita.
UPAYA percepatan penurunan stunting menjadi agenda prioritas nasional yang menuntut kerja sama lintas sektor, termasuk tenaga kesehatan di tingkat lapangan.
Film Mimpi Keluarga Sempurna lahir dari kegelisahan sang sutradara melihat banyaknya anak yang tumbuh dengan rasa terkurung oleh pilihan orangtua.
Ini lima ide hadiah sederhana namun berkesan yang bisa diberikan anak-anak untuk merayakan Hari Ibu.
Penyakit anemia yang dialami remaja putri akan berdampak pada kesehatan reproduksinya.
Sang ibu selalu memberikan semua hal yang terbaik dan mendedikasikan diri untuk menjaga anak-anaknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved