Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 31 provinsi telah melaporkan lonjakan kasus campak pada 2022.
"Ada 3.341 kasus di tahun 2022 dilaporkan di 223 kabupaten/kota dari 31 provinsi," kata Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Kamis (19/1).
Nadia menuturkan, kenaikan kasus itu mencapai 32 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan karena cakupan imunisasi campak di masa pandemi covid-19 yang kurang efektif.
Selama 2 tahun terakhir sejak 2020 - 2021 cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi turun derastis.
Pada 2020 target imunisasi sebanyak 92% sementara cakupan yang dicapai 84%, pada 2021 imunisasi ditargetkan 93% namun cakupan yang dicapai 84%.
Adapun, Nadia menuturkan bahwa penyakit campak tidak hanya menyerang anak-anak tapi juga orang dewasa. "Semua umur harus waspada," imbuh dia.
Baca juga: 31 Provinsi Dinyatakan KLB Campak
Seperti diketahui, campak adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan. Penyakit campak sangat menular dan dapat menimbulkan komplikasi serius pada anak-anak apabila tidak ditangani sesegera mungkin.
Adapun, beberapa gejala yang harus diwaspadai ialah pilek, batuk, sakit tenggorokan, tubuh terasa lemas, mata merah, demam tinggi, sakit dan nyeri otot, nafsu makan menurun, diare, mual dan muntah, ruam merah pada sekujur tubuh, bercak putih keabu-abuan pada membran mukosa seperti mulut dan tenggorokan. (Ata/OL-09)
Berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.
UPTD Puskesmas Semboro bersama TNI, Polri, dan Kades gencarkan imunisasi ORI Campak di 4 desa untuk tekan risiko KLB di Jember tahun 2026.
Meski banyak kasus campak dapat sembuh dengan sendirinya, penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan komplikasi serius seperti radang paru, diare, dehidrasi dan radang otak.
Analisis data kewaspadaan masyarakat terhadap campak selama mudik 2026. Mengapa euforia mudik berisiko picu KLB campak nasional? Simak di sini.
Denna menyebutkan, pejangkitan kasus campak tahun ini relatif melandai dibanding tahun lalu. Namun, dari semua temuan kasus, tak terjadi fatalitas atau kematian.
Kemenkes ingatkan potensi penularan campak saat mudik Lebaran. Simak imbauan vaksinasi dan tips cegah penularan campak saat berlibur bersama keluarga!
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved