Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKAN rahasia umum bahwa daun pepaya memiliki rasa yang cukup pahit. Namun begitu, banyak pula yang gemar mengunyah daun ini sebagai lalapan. Bahkan, buah pepaya baik untuk dikonsumsi setiap hari agar tubuh tetap bugar.
Perlu diketahui, buah pepaya, daun, sampai bijinya merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang sangat baik. Ini mengandung banyak vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, dan antioksidan kuat.
Daun pepaya kaya mineral seperti fosfor, zat besi, kalium, kalsium, dan magnesium. Biji pepaya mengandung asam lemak dan minyak pepaya. Nah, menukil dari PharmEasy, berikut manfaat yang bisa kamu peroleh dari mengonsumsi daun pepaya.
Jus daun pepaya merupakan salah satu pengobatan yang efektif untuk demam berdarah. Bersamaan dengan obat allopathic, obat tradisional ini bekerja secara ajaib untuk menurunkan suhu tubuh.
Studi Malaysia membuktikan bahwa ekstrak daun pepaya berkontribusi pada produksi trombosit dan meningkatkan jumlah trombosit. Ini juga mencegah komplikasi demam berdarah seperti ruam pada tubuh dan perdarahan.
Daun pepaya bekerja luar biasa untuk mengobati demam berdarah juga bagus untuk mencegah infeksi malaria. Daun pepaya mengandung senyawa bernama acetogenin yang mencegah penyakit seperti malaria atau demam berdarah.
Daun pepaya mengandung air dan serat yang memperlancar pencernaan. Enzim papain yang ada dalam pepaya membantu proses pencernaan yang mudah dengan memecah protein. Segelas jus daun pepaya setiap hari dapat mencegah banyak masalah pencernaan seperti sembelit dan gangguan pencernaan.
Daun pepaya mengandung likopen yang memiliki sifat antikanker. Ini mencegah perkembangan sel kanker dan komplikasi lebih lanjut.
Sesuai penelitian, ekstrak daun pepaya efektif untuk kanker usus besar dan prostat. Ekstrak daun pepaya juga kaya antioksidan yang menetralkan aktivitas sel kanker.
Daun pepaya mengandung senyawa fenolik, papain, dan alkaloid yang meningkatkan imunitas tubuh. Mereka kaya berbagai vitamin dan antioksidan yang membuat Anda kuat.
Vitamin C dalam pepaya meningkatkan kekebalan Anda dan membuat Anda aman dari beberapa infeksi. Ini juga bekerja pada penyembuhan luka, pertumbuhan jaringan tubuh, regenerasi sel yang rusak.
Daun pepaya bermanfaat bagi penderita diabetes untuk mengurangi keinginan makan manis dan risiko terkena diabetes. Menurut beberapa penelitian, konsumsi ekstrak daun pepaya membantu menjaga kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol karena adanya serat makanan di dalamnya.
Berbagai antioksidan dan vitamin yang ada dalam daun pepaya menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Vitamin C dan potasium yang ada dalam daun pepaya meningkatkan sirkulasi darah yang sehat dan menjaga arteri tetap bersih.
Salah satu manfaat besar daun pepaya ialah untuk kulit. Karena ada nutrisi yang berbeda dalam daun pepaya, ia bekerja sebagai paket kombo pada kulit dan menjaga kulit tetap bersih dan jernih.
Ini memiliki efek melembapkan dan dapat mencegah kulit kering dan pecah-pecah saat dioleskan. Sifat antioksidan yang ada pada daun pepaya dapat membantu memperlambat proses penuaan. (OL-14)
Daun pepaya memiliki banyak manfaat kesehatan karena mengandung berbagai nutrisi seperti enzim papain, flavonoid, vitamin C, vitamin E, dan senyawa antioksidan.
Daun pepaya juga mudah ditemukan dimana saja namun penggunaannya masih jarang sehingga sering kali hanya menjadi limbah tidak terpakai saja.
Tanaman pepaya tidak hanya dikenal sebagai sumber buah yang lezat, tetapi juga memiliki daun yang penuh dengan nutrisi dan senyawa bioaktif.
Mahasiswa Universitas Pelita Harapan (UPH) melakukan inovasi pada bidang pangan dengan mengolah daun pepaya menjadi makanan yang manis dan segar yang disukai anak-anak.
Di balik rasanya yang pahit daun ini banyak manfaat. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan daun pepaya memiliki potensi farmakologis.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved