Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIBUTUHKAN gerakan bersama, yang melampaui sekat-sekat politik yang ada untuk membangun kearsipan nasional yang tangguh dan lengkap demi mewujudkan cita-cita bangsa.
"Pekerjaan rumah kita masih banyak. Tidak hanya bagaimana membangun poros maritim, lebih dari itu bagaimana membangun bank data, kerasipan nasional yang lengkap terkait keberadaan kita sebagai bangsa maritim untuk melestarikan semangat kemaritiman setiap anak bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat menjadi pembicara kunci di Seminar Nasional secara hibrid bertema Dharma Samudera Pejuang Wanita Negara Poros Maritim Dunia, di Gedung Arsip Nasional, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).
Hadir pada acara tersebut antara lain Ihsanuddin Usman (Direktur SDM dan Umum Pelindo), Dr. Connie Rahakundini
Bakrie, M.Si (pengamat militer), Drs. Imam Gunarto, M.Hum (Kepala Arsip Nasional), Muhammad Syarif Bando (Kepala Perpustakaan Nasional).
Menurut Lestari, bangsa yang besar adalah bangsa menghargai sejarahnya, tentu saja sejarah yang didukung dengan data dan arsip lengkap. Rerie sapaan akrab Lestari berpendapat arsip memliki peran yang luar biasa untuk mengungkap berbagai fakta di masa lalu.
Terkait peran pejuang perempuan di bidang maritim nusantara, kehadiran Ratu Kalinyamat pada abad ke-16 merupakan catatan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Menurut Rerie, bagaimana Ratu Kalinyamat mengonsolidasikan sejumlah kerajaan nusantara untuk membangun poros maritim, membangun industri maritim dan bersama-sama melawan penjajah Portugis, merupakan catatan sejarah yang tidak boleh dilupakan dan bisa menjadi inspirasi dalam proses pembangunan saat ini.
Kegagalan Ratu Kalinyamat mendapat gelar pahlawan nasional tahun lalu, ujarnya, harus menjadi pendorong para pemangku kepentingan di pusat dan daerah untuk terus memperkuat sistem kearsipan nasional. Inspirasi dari perjuangan Ratu Kalinyamat, menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, diharapkan mampu mendorong peningkatan peran perempuan di kawasan maritim Indonesia.
Kendala kearsipan nasional yang minim data untuk mendukung sejumlah fakta sejarah tersebut, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus mampu diatasi oleh semua pihak lewat berbagai cara, seperti keberpihakan anggaran untuk membangun kearsipan dan perpustakaan nasional yang kuat.
Karena, menurut Rerie, kearsipan nasional yang lengkap dan kuat berpotensi menyelamatkan banyak hal lewat catatan-catatan sejarah otentik yang mampu menginspirasi setiap anak bangsa dalam melaksanakan pembangunan.
ANRI perkuat kolaborasi
Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto pada acara seminar tersebut menambahkan bahwa ANRI terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam rangka penyelamatan dan pelestarian arsip kemaritiman dan kesetaraan gender sebagai bagian dari memori kolektif bangsa.
"ANRI terus memperkuat upaya penyelamatan dan pelestarian arsip-arsip kemaritiman dan kesetaraan gender melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo," kata Imam Gunarto. Ia menjelaskan sebagai salah satu upaya memperkuat kolaborasi tersebut, ANRI bersama Pelindo menggelar Seminar Dharma Samudera Pejuang Wanita.
"Seminar Dharma Samudera Pejuang Wanita menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kolaborasi, kerja sama, dan mengingat kembali semangat sejarah maritim, mendaur ulang sejarah masa lalu dan mengikat seluruh bangsa melalui memori kolektif poros maritim dunia dan perjuangan para tokoh wanita kebanggaan Indonesia," katanya.
Ia menyatakan bahwa cerita tentang kepahlawanan, khususnya tentang perempuan menjadi salah satu program pengarusutamaan yang terus digencarkan oleh ANRI. "Pada tahun ini ANRI juga telah berkolaborasi dengan Universitas Leiden dan Arsip Nasional Belanda dalam rangka pengajuan arsip Kartini dan perjuangan gender Indonesia sebagai Memory of the World (MoW) UNESCO. Hal ini dilakukan karena dibutuhkan banyak inspirasi dari masa lalu tentang pejuang perempuan," katanya.
Ia menambahkan bahwa terdapat banyak cerita dan sejarah masa lalu yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa. Contohnya, perjuangan perempuan-perempuan inspiratif dari Aceh seperti Laksamana Malahayati, atau di Pulau Jawa seperti Ratu Kalinyamat dan Ibu Kartini, hingga dari wilayah Timur seperti Martina Tiahahu dan lain-lain.
Imam berharap Seminar Dharma Samudera Pejuang Wanita akan mendukung upaya untuk memperkuat program penyelamatan arsip kemaritiman dan arsip gender. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penyelamatan dan pelestarian arsip kemaritiman dan arsip gender sebagai bagian dari memori kolektif bangsa dan pemajuan budaya bangsa Indonesia.(Sto/RO)
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Aspek inklusivitas harus menjadi fondasi utama dalam proses pembangunan nasional.
DORONG upaya pencegahan pekerja anak di tanah air secara konsisten dengan menerapkan kebijakan yang komprehensif dan didukung sejumlah pihak terkait.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved