Rabu 04 Januari 2023, 18:58 WIB

Wapres Ingatkan Dana Baznas tidak Boleh Dipolitisasi

Emir Chairullah | Humaniora
Wapres Ingatkan Dana Baznas tidak Boleh Dipolitisasi

Antara
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan dalam suatu acara.

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menyayangkan terjadinya kegaduhan soal penggunaan dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk perbaikan rumah 50 kader PDIP di Jawa Tengah. 

Seharusnya, dana yang berasal dari umat tersebut tidak dipolitisasi untuk kepentingan partai politik tertentu. “Jangan dipartainisasi atau dipolitisasi, karena bantuan itu diberikan ke orang,” tegas Ma'ruf saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/1).

Diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantu rehabilitasi rumah 50 kader PDIP dengan menggunakan dana dari Baznas. Kegiatan menjelang HUT ke-50 PDIP itu diunggah Ganjar dalam akun Twitter-nya pada 30 Desember 2022.

Baca juga: Bantuan Baznas Jadi Polemik, Ganjar Perintahkan Ditarik

Namun, kemudian dihapus setelah ramai disorot publik. Ganjar juga meminta agar bantuan dari Baznas yang belum dicairkan, segera ditarik kembali.

Menurut Ma’ruf, seharusnya pemberian bantuan dari Baznas tidak dikaitkan dengan unsur partai. Namun, berdasarkan kepatutan atau mustahiq. “Harus terkait dengan siapa yang berhak apapun partainya,” imbuhnya.

Dirinya pun meyakini bahwa orang yang mendapatkan bantuan, memiliki keterkaitan dengan partai tertentu. Baznas ditegaskannya sudah mempunyai aturan dalam pemberian bantuan kepada pihak yang mustahiq. Dalam hal ini, bentuknya bisa konsumtif atau perbaikan rumah.

Baca juga: Pakar Nilai Sistem Pemilu Terbuka Lemahkan Demokrasi

“Namun bantuan tersebut tetap diberikan tanpa memandang partainya apa,” kata Ma'ruf.

Pengamat politik pemerintahan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ridho Al Hamdi, juga menilai seharusnya Ganjar lebih berhati-hati dalam mengadakan kegiatan politik. “Ini persoalan etika pejabat publik yang menggunakan dana publik. Harus transparan. Masak hanya untuk partai tertentu saja,” ujarnya ketika dihubungi.

Sebenarnya, lanjut Ridho, praktik yang dilakukan Ganjar pun dilakukan oleh sejumlah kepala daerah. Namun yang menjadi persoalan, Ganjar saat ini tengah menjadi sorotan, karena disebut-sebut bakal maju dalam Pilpres 2024.

“Ya tidak salah, apabila kemudian ada yang menggoreng isu ini menjadi isu politik,” pungkasnya.(OL-11)

Baca Juga

Dok. LPPOM MUI

Peran Aktif LPPOM MUI dalam Ekosistem Halal RI

👤Dinda Shabrina 🕔Selasa 31 Januari 2023, 07:00 WIB
LPPOM MUI terus mendorong perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah produknya, agar dapat bersaing secara nasional dan melaju ke kancah...
DOK Kemenko PMK

Menko PMK: Dana Penanggulangan Kemiskinan Tidak Sampai Rp500 Triliun

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 30 Januari 2023, 23:29 WIB
DANA yang telah dikeluarkan pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan dalam arti yang spesifik, hingga kini tidak sampai Rp500...
Dok. Labschool Jakarta

Asah Kreativitas dalam Karya dan Kompetisi, SMP Labschool Kebayoran Kembali Gelar ACEX

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Januari 2023, 22:52 WIB
Kegiatan yang rutin diadakan tersebut, tidak hanya memberikan ruang untuk berkarya dan berekspresi, tapi juga mengapresiasi tumbuh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya