Selasa 03 Januari 2023, 11:10 WIB

Pandemi Masih Ada, Pelaku Perjalanan Diminta Tetap Terapkan Prokes

Eni Kartinah | Humaniora
Pandemi Masih Ada, Pelaku Perjalanan Diminta Tetap Terapkan Prokes

Ist
Petugas SPBU mendapat Antis Hand Sanitizer gratis sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19.

 

PANDEMI covid-19 belum sepenuhnya hilang dan beberapa kasus covid-19 masih terjadi di beberapa kota di Indonesia.

Bahkan dua bulan terakhir kasus covid-19 kembali merebak dengan munculnya varian dan sub varian covid-19 di sejumlah kota di Tiongkok dan Jepangs serta beberapa negara lainnya

Untuk terus mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes), Antis Hand Sanitizer menggandeng Pertamina Retail sebagai bagian dari anak usaha PT Pertamina Patra Niaga (Pertamina Group) untuk untuk menjaga kebersihan tangan saat melakukan perjalanan untuk mengisi Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memprediksikan adanya lonjakan pergerakan 44,4 juta warga Indonesia akan melakukan perjalanan selama liburan Nataru.

Melihat hal ini Antis kembali berkolaborasi seperti tahun sebelumnya, untuk menjangkau para pengendara jalur darat agar tetap memperhatikan kebersihan tangan.

Baca juga: Penumpang KRL Masih Diwajibkan Gunakan Masker

Antis menyediakan dispenser manual di beberapa SPBU COCO (Corporate Owner Corporate Operate) area Pulau Jawa serta membagikan Antis Hand Sanitizer secara gratis di SPBU tertentu.

Upaya tersebut sebagai bentuk dukungan nyata memberikan perlindungan ekstra agar terjaminnya keamanan dan kenyamanan saat melakukan perjalanan.

Awin Indranto Sirait, Chief of Marketing Officer Enesis Group menjelaskan bahwa Antis berkomitmen untuk terus memberikan edukasi tentang kebersihan tangan.

“Ketika melakukan perjalanan terutama perjalanan darat, akses kepada air mengalir dan sabun pun sedikit, maka kami memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa tersedia alternatif yaitu Antis Hand Sanitizer, pembersih tangan tanpa air yang mengandung alcohol 70% dan sudah terbukti mampu membuat kuman pecah mati dalam 4 detik dan mengandung bahan food grade” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (3/1).

“Dalam keseharian kita, semua kegiatan dilakukan dengan tangan, tanpa disadari kuman, bakteri, atau virus menempel dan menjadikan tangan sebagai media penyebaran ke diri kita sendiri maupun kepada orang lain," jelas Awin.

"Oleh sebab itu, kebersihan tangan menjadi kunci dalam menjaga kesehatan dan dengan Antis Hand Sanitizer kita hentikan penyebaran kuman, bakteri dan virus.” tambahnya.

Ardhi Widodo, Marketing Manager PT Pertamina Retail juga menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen PT Pertamina Retail kepada konsumen untuk dapat mengurangi potensi penularan Covid-19 saat proses transaksi di SPBU Pertamina.

“Konsumen tidak perlu lagi merasa khawatir dan dapat tetap menjaga kebersihan tangan saat dan setelah pembelian bahan bakar," katanya.

"Dengan demikian, harapan kami konsumen tetap dapat menjaga kesehatan dalam melakukan aktivitas perjalanan terutama saat libur natal dan tahun baru ini” ujar Ardhi. (RO/Nik/OL-09)

Baca Juga

Kemenag

Kementerian Agama Waspadai Isu Fanatisme Kelompok di Tahun Politik

👤Zubaedah Hanum 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:35 WIB
WAKIL Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meminta jajaran Kemenag mewaspadai isu fanatisme kelompok di tahun...
Antara

Pemerintah Siapkan Program Haji Ramah Lansia dan Berkebutuhan Khusus

👤Zubaedah Hanum 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:25 WIB
KEMENTERIAN Agama menyiapkan program Haji Ramah Lansia dan Haji Berkebutuhan Khusus untuk pelaksanaan musim haji tahun ini karena banyaknya...
Istimewa

Anak Gunakan Mobil Dinas dan Alami Kecelakaan, Orangtua Dinilai Lalai

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 05 Februari 2023, 23:10 WIB
Pengendara mobil dinas tersebut adalah seorang remaja putra berinisial MSA, 17, yang masih duduk di bangku...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya