Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BSI Explore 2023 merupakan kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus, guna melatih kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan dengan menjadi mitra guru di sekolah, menggali potensi desa dan pemberdayaan masyarakat dan pemuda desa.
Mengusung tema “Merajut Indonesia, Menginspirasi Negeri”, kegiatan BSI Explore 2023 telah memasuki masa pembengkalan atau pelatihan untuk peserta.
Kali ini, Rety Palupi yang merupakan Communication Specialist hadir memberikan pelatihan digital branding, baru-baru ini.
Rety menjelaskan bahwa digital branding merupakan proses membangun citra dan kehadiran brand atau produk pada ruang digital. Dalam digital branding sendiri ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu, penampilan, identitas, dan kredibilitas.
“Masalahnya kita selalu dibingungkan dengan branding dan marketing? Secara sederhananya perbedaan keduanya lebih ke arah atau tujuan atau goals-nya," jelas Rety dalam keterangan rilis, Kamis (29/12).
"Marketing lebih ke profit atau keuntungan sedangkan branding lebih bagaimana ke arah orang lain melihat kita, yakni pencitraan,” jelas Rety.
Baca juga: Fusena Academy Hadir untuk Optimalkan Ekosistem Digital di Tanah Air
Menurutnya, dalam menjalankan misinya sebagai peserta BSI Explore 2023 kelak, mahasiswa harus mampu membangun personal brandingnya masing-masing secara digital. Pamerkan semua kegiatan positif yang ada selama menjalani tugas disana.
“Jika kita ingin memulai untuk membangun branding diri di dunia digital, sebagai peserta BSI Explore 2023 harus mulai fokus tentukan personal branding yang ingin dibangun. Apapun yang mau kita bangun sebagai dari peserta BSI Explore 2023 jangan lupa satukan pikiran kita untuk branding kuliah BSI Aja,” ungkapnya.
Ia berharap agar seluruh peserta BSI Explore 2023 dapat memahami bagaimana membentuk branding melalui asset-aset digital serta pentingnya membangun digital branding agar dapat mengikuti perkembanga teknologi informasi yang semakin pesat.
Sementara itu, Ade Suryadi selaku Ketua Pelaksana BSI Explore 2023 mengatakan bahwa kegiatan BSI Explore terinspirasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dimana pembelajaran tidak harus dilakukan di kampus secara formal.
“Tetapi juga dapat dilakukan dengan terjun langsung ke masyarakat guna mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kerja, target dan pencapaiannya,” kata Ade.
Ia menambahkan, kegiatan BSI Explore 2023 akan diselenggarakan di daerah pedesaan yang memilki potensi wisata, dan tersebar di berbagai kota seperti Bogor, Bekasi, Karawang, Banten, Sukabumi, Tasikmalaya, Tegal, Purwokerto, Yogyakarta, Solo hingga Pontianak. (RO/OL-09)
Tahun ini, GoTeach mencatatkan cakupan wilayah terluas dengan melibatkan 40 relawan yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam untuk mengajar.
Program ini didukung Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdiktisainstek yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Melalui sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan, para ibu mendapatkan pelatihan rutin di Cimory Center, yang kerap mereka sebut sebagai “rumah kedua”.
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
Enduro Entrepreneurship Program tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga pada penciptaan pelaku usaha bengkel yang tangguh, berdaya saing, dan siap mandiri.
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved