Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNAHKAH Anda memperhatikan yang terjadi pada orang tua kita tersayang saat mereka beranjak lansia? Kebanyakan lansia biasanya mengalami gangguan penglihatan, gangguan tidur, gangguan sensitivitas saraf karena diabetes, atau osteoarthritis atau pengapuran lutut.
Selain itu, lansia memiliki gangguan memori ringan, sulit berkonsentrasi, inkontinensia urine dan kesulitan mengingat memori jangka panjang seringkali ditemui pada proses menua yang normal. Namun, biasanya memori tersebut akan kembali lagi di saat lain.
Mengutip website kesehatan Tanya Confidence, ada beberapa makanan prioritas yang harus diberikan kepada para lansia, seperti makanan berserat, ikan berlemak, yoghurt, tomat, kacang-kacangan, dan buah alpukat.
Tetapi ketika upayakan untuk selalu mengonsumsi nutrisi yang baik, melakukan aktivitas fisik yang cukup, dan mengontrol berbagai penyakit yang ada tidak cukup.
.Justru muncul beberapa gejala apa yang Alodokter sebutkan seperti, kesulitan berjalan atau berbicara, lemas dan kesemutan pada bagian tubuh tertentu penglihatan kabur linglung, sulit menahan BAB dan penurunan kesadaran, sebaiknya agar langsung dibawa ke rumah sakit.
Baca juga: Solusi Penderita Inkontinensia urine
Ketika buang air kecil tidak bisa lagi ditadah dengan apa pun, alangkah baiknya untuk memakai popok untuk dewasa.
Pastikan popok dewasa yang akan dibeli telah melalui uji klinis dan perhatikan baik-baik ukuran dan bahan dasarnya. Jika tidak, sejumlah konsekuensi yang merugikan, seperti iritabilitas kulit, infeksi uretra, dan borok kulit, bisa terjadi.
Popok dewasa juga harus diganti secara teratur. Banyak penyakit, termasuk kondisi kulit, bisa berkembang jika kebersihannya tidak terjaga.
Kemungkinan kesehatan lansia atau mereka yang merawat mereka akan memburuk jika popok basah tidak diganti secara teratur.
Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan memengaruhi kondisi kesehatan lansia. Gangguan tidur bisa ditangani dengan pemberian obat-obatan dari dokter dan psikoterapi bila disebabkan oleh gangguan psikologis.
Brand Group Manager Confidence Amelia Christine, mengatakan bahwa lansia dengan keluhan gangguan tidur biasanya mudah terbangun akibat rasa ingin berkemih atau buang air kecil, sementara pergerakan lansia terbatas.
Untuk itu, Amelia menyarankan lansia menggunakan diapers untuk dewasa dengan perekat dan Confidence Classic Day, Classic Night dan Premium Night.
“Confidence dengan tipe perekat ini mampu memberikan kenyaman ekstra bagi lansia kondisi tirah baring karena memiliki permukaan bersirkulasi udara dan dilengkapi diamond core technology yang menyerap ekstra cepat, sehingga membuatnya sangat nyaman digunakan. Kenyamanan ekstra adalah hadiah kecil untuk para lansia,” jelas Amelia.
Amelia juga menuturkan, untuk kondisi lansia yang masih aktif beraktivitas Confidence tipe celana cocok mendukung aktivitas sehari hari lansia aktif.
"Dengan daya serap hingga 6x, SAP antibakteri yang cocok untuk kulit sensitif lansia dan bahan Lycra elastis serta pas di badan, Kesayangan jadi berani lebih pede beraktivitas," tuturnya. (RO/OL-09)
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved