Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
HEALTH Talk yang bertajuk 'Rokok Berbahaya Bagi Jantung Bagaimana dengan Vape?" dengan menghadirkan pembicara dr. Andrew E.P Sunardi,Sp.JP, yang dihelat Siloam Hospitals Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/11).
"Rokok yang mengandung bahan beracun menjadi penyebab meningkatnya masalah paru-paru dan juga kondisi kardiovaskuler yang menyebabkan stroke hingga penyakit jantung. Bahkan paparan asap rokok saja meningkatkan risiko sakit jantung," jelas dr.Andrew.
Menurut badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 1,9 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit jantung yang dipicu tembakau.
Baca juga : Teknologi Tingkatkan Angka Survival Penyakit Jantung Bawaan
Di tengah pengguna rokok yang semakin meningkat, kini hadir vape atau rokok elektrik yang dipromosikan sebagai alat yang dapat membantu orang berhenti merokok.
Namun, menurut sejumlah penelitian, pada dasarnya asap adalah musuh besar bagi jantung. Bukan hanya pada asap rokok, asap polusi dari pembakaran apapun dapat memicu risiko serangan jantung.
“Data menunjukan kematian karena keluhan atau permasalahan jantung sebesar 30% yang disebabkan oleh rokok. Pengguna Vape juga tidak lebih dari itu, karena tetap mengandung nikotin,” jawab dr. Andrew
Baca juga : Penanganan Akurat Dapat Minimalkan Kerusakan pada Jantung
Bahaya vape bagi kesehatan tubuh, menurut dr.Andrew, adalah kecanduan, mengganggu perkembangan otak bagi remaja, meningkatkan risiko penyakit paru-paru, menimbulkan risiko penyakit kardiovaskular, dan menyebabkan keracunan nikotin.
Vape menggunakan cairan yang menjadi bahan bakar yang digunakan untuk proses pembakaran. Asap yang dikeluarkan akan memiliki aroma yang beragam seperti buah-buahan.
Karena itulah, sejak 2016 Badan pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menggolongkan rokok elektrik sebagai produk tembakau dan mengaturnya sesuai undang-undang pertembakauan.
Baca juga : Dokteroid Jadi Fenomena, IDI Minta Masyarakat Bantu Perangi Oknum Dokter Gadungan
Pada awal kehadirannya, vape dianggap sebagai alternatif produk tembakau yang lebih sehat. Namun, selama 10 tahun riset menemukan bahwa fakta yang ada tidak selaras dengan klaim tersebut.
Dalam penelitian Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) diketahui dampak merokok Vape sama berbahayanya dengan rokok konvensional.
“Jelas dan benar penggunaan vape dapat memicu serangan jantung, dan bahaya kandungan Pm 2.5 bagi kesehatan tubuh maupun lingkungan," ujarnya.
Baca juga : WHO Desak Larangan Vape Beraroma, Langkah Kritis untuk Lindungi Kesehatan Global
"Kandungan ini menghasilkan kandungan partikel halus layaknya asap knalpot dan sejenis lainnya yang berbahaya bagi jantung dan paru paru,” kata dr. Andrew.
Pada rokok tradisional, aliran darah meningkat sedikit setelah menghisap rokok dan kemudian menurun setelah asap dilepaskan. Namun, aliran darah menurun baik saat mengisap maupun melepaskan asap pada perokok elektronik.
Akibatnya, kadar oksigen dalam darah berkurang dan laju aliran di pembuluh darah turun yang dapat mempengaruhi fungsi jantung, yang membutuhkan asupan darah dan oksigen yang memadai.
Baca juga : CVSKL Lakukan Prosedur MitraClip™ untuk Atasi Masalah Regurgitasi Katup Mitral Jantung
“Apapun bentuk rokoknya, risikonya akan sama dan akan menurunkan kualitas kesehatan pada tubuh," katanya.
Oleh karena itu, dr.Andrew menyarankan unuk melakukan sejumlah pencegahan dengan berhenti merokok, mulai hidup sehat dengan pola yang teratur, mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan rendah gula.
"Segera lakukan pemeriksaan pada faskes terdekat, jika dianggap terdapat gangguan abnormal,” ucap dr Andrew E.P Sunardi Sp.JP yang berpraktik di Siloam Hospitals Bogor dan untuk mengetahui jadwal praktik bisa men-download Aplikasi My Siloam. (RO/OL-09)
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Efek dehidrasi ringan akan semakin terasa jika tubuh tidak terhidrasi selama sekitar tiga jam.
Riset terbaru Johns Hopkins mengungkap peran testosterone dan estradiol terhadap risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2.
Echocardiography merupakan metode utama non-invasif, tanpa radiasi, dan akurat untuk mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung bayi dan anak.
Studi global mengungkap hubungan air minum asin dengan kenaikan tekanan darah. Ancaman serius bagi warga pesisir akibat perubahan iklim.
Studi global mengungkap ketidakcocokan hasil tes kreatinin dan sistatin C bisa menjadi sinyal bahaya gagal ginjal hingga kematian.
Pedoman diet terbaru AS memicu perdebatan sengit. Ahli kardiologi peringatkan risiko lemak jenuh dan daging merah dalam piramida makanan "terbalik" Trump.
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved