Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

5 Rutinitas Sehari-Hari yang Membahayakan Jantung

Asha Bening Rembulan
29/3/2026 10:57
5 Rutinitas Sehari-Hari yang Membahayakan Jantung
Ilustrasi(Freepik)

PENYAKIT jantung adalah istilah umum yang mencakup berbagai jenis masalah jantung. Penyakit ini tergolong dalam jenis penyakit kardiovaskular yang mencakup pada permasalahan jantung dan pembuluh darah.

Penyebab dari penyakit jantung berbeda-beda, beberapa menderita penyakit ini sejak lahir atau disebut dengan penyakit jantung bawaan yang kerap disebabkan oleh genetika. Beberapa di antaranya disebabkan oleh gaya hidup, infeksi, obat-obatan, dan penyakit lainnya.

Kebiasaan buruk, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol berlebih, memang terbukti berisiko menimbulkan penyakit jantung. Namun, kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda. 

Berikut adalah lima rutinitas umum yang ternyata membahayakan kesehatan jantung.

1. Gaya hidup kurang aktif

Duduk berjam-jam di meja, televisi, atau melakukan perjalanan jauh untuk bekerja telah menjadi bagian dari rutinitas, tetapi kurangnya aktivitas fisik ini akan mengurangi sirkulasi darah dan menyebabkan penumpukan lemak yang dapat menyebabkan hipertensi.

Penting bagi Anda untuk menggerakkan tubuh dan meningkatkan detak jantung setidaknya selama 150 menit setiap minggu. 

Interupsi kecil, seperti berdiri setiap beberapa jam atau berjalan kaki selama 10 menit juga berkontribusi untuk menjaga kesehatan jantung. 

2. Makan tidak teratur dan tidak bergizi

Ketika Anda melewatkan makan atau makan tidak teratur, kadar gula darah akan berfluktuasi yang seiring waktu akan memengaruhi metabolisme dan meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung. 

Selain itu, pola makan yang penuh dengan makanan olahan, lemak jenuh, natrium, serta gula dapat berkontribusi pada penyakit jantung. 

Kandungan natrium berlebih dalam makanan olahan akan meningkatkan tekanan darah dan merusak arteri seiring waktu. Kandungan lemak tidak sehat dan pengawet berlebih juga akan memperburuk kolesterol Anda.

Anda dapat mengatur pola makan seimbang dan teratur dengan memperbanyak konsumsi sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. 

Anda juga dapat membatasi konsumsi daging dan berfokus pada konsumsi lemak nabati, seperti pada kenari, almond, minyak zaitun, atau alpukat.

3. Kurang tidur

Kualitas tidur yang buruk akan berpengaruh pada keseimbangan hormon, tingkat stres, dan mengganggu kontrol tekanan darah. Seiring berjalannya waktu, perubahan-perubahan ini terakumulasi dan meningkatkan risiko gagal jantung, aritmia, dan obesitas.

Kualitas tidur yang baik adalah 7-9 jam setiap malam yang baik untuk jantung dan kesehatan secara keseluruhan.

4. Mengabaikan kesehatan mental

Mengelola stres adalah kunci untuk menjaga kesehatan yang baik. Stres dapat menjadi penyebab beberapa penyakit kronis dan memengaruhi kesehatan jantung. 

Ketika hormon stres terus meningkat tanpa adanya penanganan maka akan merusak pembuluh darah, mendorong pembentukan plak, dan membuat jantung bekerja lebih keras.

Anda dapat mengatasinya dengan menenangkan diri dan bernapas lebih baik atau meditasi ringan. Anda juga dapat menemukan hobi yang Anda sukai untuk aktivitas sehari-hari.

5. Mengabaikan pemeriksaan kesehatan

Ketika mengabaikan pemeriksaan kesehatan rutin, maka akan semakin terlambat untuk mengetahui kondisi kesehatan 

Anda yang sebenarnya. Pemeriksaan kesehatan secara rutin sangatlah penting, terutama untuk melihat kondisi kesehatan jantung Anda dan organ-organ penting lainnya.

Deteksi dini melalui pemeriksaan rutin dapat mencegah komplikasi dan mencegah penyakit jantung kronis di usia lanjut. Apabila sedari awal Anda sudah mengetahui kondisi jantung tidak berfungsi dengan baik, Anda dapat mengobatinya dengan cepat sebelum terlambat. (Z-1)

Sumber: PD Hinduja Hospital, AARP



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya