Rabu 16 November 2022, 12:31 WIB

Pemimpin G20 Terkejut dengan Perkembangan Pembangunan Hijau Indonesia

Andhika Prasetyo | Humaniora
Pemimpin G20 Terkejut dengan Perkembangan Pembangunan Hijau Indonesia

ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Akbar Nugroho Gumay
Para pemimpin negara G20 saat meninjau hutan mangrove yaitu rangkaian kegiatan KTT G20 di Tahura Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (16/11).

 

Presiden Joko Widodo mengklaim para pemimpin negara G20 terkejut dengan perkembangan pembangunan hijau yang dilakukan Indonesia.

Mereka menyebut upaya itu sebagai satu langkah konkret yang bisa membuat Bumi menjadi lebih baik. “Mereka banyak yang kaget kita sudah melaiukan sejauh ini. Mereka mengatakan ini sebuah pekerjaan konkret,” ujar Jokowi selepas mengunjungi Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali, bersama para delegasi, Rabu (16/11).

Kepada para pemimpin negara G20, Jokowi juga menjelaskan bahwa Tahura hanyalah satu dari sekian banyak fasilitas hijau yang dibangun di Tanah Air.

Saat ini, Indonesia telah memiliki lima pusat pembibitan yang tersebar di berbagai wilayah. Ditargetkan, sampai tahun depan, secara total akan terbangun 33 lokasi persemaian. “Saya kira itu yang menginspirasi para pemimpin. Hal-hal konkret yang dilakukan, baik dalam transisi hijau, maupun dalam ekonomi hijau terhadap perubahan iklim,” tutur mantan wali kota Surakarta itu.

Selain berisi pusat persemaian, Tahura juga merupakan sebuah kawasan di pesisir pantai yang ditanami ribuan pohon mangrove sebagai upaya menjaga lingkungan. Hingga saat ini, luas hutan mangrove yang telah diperbaiki mencapai 1.300 hektare. “Ini sebelumnya adalah area ikan, area yang terabrasi, kemudian sekrang menjadi rumah bagi 33 spesies mangrove. Ini menjadi rumah bagi lebih dari 300 fauna, seperti ikan, udang, burung, monyet, ular. Semua bisa hidup di hutan mangrove,” ucap Jokowi.

Ke depan, ia mengajak seluruh negara anggota G20 untuk berkolaborasi dalam sebuah aksi nyata serupa untuk mengatasi persoalan perubahan iklim. “Negara-negara G20 harus berkolaborasi, bekerja sama, dalam sebuah aksi nyata untuk pembangunan hijau, pembangunan ekonomi hijau yang inklusif,” tutupnya. (OL-12)

Baca Juga

Muhammad Faris/Unsplash.com

Ini Perbedaan Sunblock dan Sunscreen

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 09 Desember 2022, 04:45 WIB
Sunblock dan sunscreen kerap dianggap sama karena berfungsi menangkal bahaya sinar UV dari pancaran...
Ist

Mutu Perlengkapan Tidur Turut Tentukan Kualitas Istirahat

👤medaindonesia.com 🕔Kamis 08 Desember 2022, 23:49 WIB
Investasi pada perlengkapan tidur yang berkualitas sangatlah penting untuk menunjang aktivitas kita...
Ist

Cegah Perkembangan Tungau dalam Rumah dengan Penghisap Debu

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 08 Desember 2022, 23:33 WIB
Menurut hasil penelitian, 50% alergi pernapasan disebabkan oleh tungau debu juga merupakan salah satu penyebab umum penyakit asma di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya