Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITEKNIK Pariwisata (Poltekpar) Prima Internasional terus berupaya meningkatkan mutu dan menjaga kualitas yang menjadi komitmen pimpinan dan jajaran kampus di kota udang Cirebon, Jawa Barat, ini.
Tak mengherankan jika para mahasiswa dan lulusannya kini telah diterima bekerja di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Bahkan, sebagian telah magang serta meraih pendidikan di luar negeri melalui program IISMA Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Jerman dan Hongaria.
Pada wisuda perdana di Hotel Prima Kota Cirebon, Kamis (10/11), Poltekpar Prima Internasional mewisuda sebanyak 89 orang dari Program Studi (Prodi) Perhotelan.
"Kami bangga dan bersyukur dari 89 wisudawan 49 orang telah mendapat pekerjaan. Yakni 5 orang bekerja di luar negeri dan 5 orang sebagai entrepreneur atau wirausaha," kata Direktur Poltekpar Prima Internasional Chondro Suryono pada wisuda tersebut.
Dalam kesempatan itu diumumkan tiga wisudawan terbaik yang meraih nilai tertinggi dengan IPK 3,96. Mereka ialah Akbar Syaefullah, Hanifah Khoirunnisa, dan Pipit Fatikha. Mereka bertekad menjadi wirausahawan atau entrepreneur serta memajukan pariwisata di Tanah Air.
Hanifah merasa sangat bangga lulus menjadi wisudawan kampusnya. "Saya akan mulai bekerja di salah satu perusahaan bakery, dan akan membuka wirausaha sendiri. Saya juga sudah ada panggilan di bagian bakery, di salah satu satu kafe di Bandung," ungkapnya.
Menurut Hanifah yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus, pariwisata Indonesia sangat berpotensi dan belum banyak dikembangkan. Menurut dia, dengan berkuliah di Poltekpar Prima Internasional ini, membuka peluang bagi jiwa-jiwa muda untuk mengembangkan potensi yang dimiliki Indonesia di bidang pariwisata.
Baca juga: Wisuda Perdana, Politeknik Pariwisata Prima Internasional Fokus pada Kualitas
Akbar Syaefullah yang tampil di podium mewakili para wisudawan mengaku bersyukur menjadi lulusan kampus Poltekpar Prima Internasional. "Kita bangga yang hadir di sini semua sebagai wisudawan dan wisudawati dan seyogianya kita tidak melupakan almamater di perguruan tinggi ini," kata Akbar yang bercita-cita menjadi pengusaha bidang kuliner.
Senada, Pipit Fatikha juga ingin menjadi enterpreneur. Ia mengaku sebelum diwisuda telah diterima bekerja di salah satu hotel di Yogyakarta. Ia berniat dapat melanjutkan lagi kuliah pariwisata di luar negeri guna menambah kompetensi yang dapat disumbangkan memajukan pariwisata di Tanah Air.
"Sembari bekerja dan menunggu kesempatan kuliah di luar negeri. Saya akan berupaya memajukan pariwisata daerah saya di Jamblang, Cirebon," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Sultan Cirebon Pangeran Sultan Abdul Gani Natadiningrat yang juga anggota Senat Poltekpar Prima Internasional mengapresiasi para wisudawan terbaik yang berkomitmen memajukan pariwisata di Cirebon dan Tanah Air.
"Secara pribadi kami apresiasi tekad wisudawan dan wisudawati apalagi Keraton Kacirebonan juga identik dengan pariwisata," kata Sultan Abdul Gani.
Dikatakan, pihaknya mendukung kegiatan pendidikan Poltekpar Prima Internasional. "Harapannya para mahasiswa dan wisudawan ini bisa menghadapi tantangan, meniti karier dengan baik, terutama di bidang pariwisata dan bidang yang memberi manfaat dan berkontribusi bagi pembangunan di daerah dan pembangunan nasional," tukas Sultan Abdul Gani.
Sementara itu, perwakilan orangtua mahasiswa atau wisudawan, Rizki, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh dosen dan sivitas akademika Poltekpar Prima Internasional yang telah mendidik dan membimbing anak-anak mereka menempuh kuliah dengan baik hingga lulus dan banyak yang telah diterima bekerja di dunia usaha dan industri. (RO/OL-16)
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
K3TAB 2025 menghadirkan aturan baru untuk tingkat politeknik, yakni setiap tim wajib terdiri dari satu mahasiswa penerima beasiswa dan dua mahasiswa non-beasiswa.
SPP Poltekpar cuma Rp2 jutaan, masa tunggu bekerja maksimal tiga bulan.
Sebanyak 74 mahasiswa dari 11 universitas di Indonesia termasuk mahasiswa politeknik di bawah naungan Kemenperin menerima beasiswa.
Dalam wisuda kali ini, Politeknik STMI Jakarta berhasil meluluskan sejumlah 283 lulusan yang berasal dari lulusan Program Reguler Sarjana Terapan dan 19 wisudawan Program Setara Diploma-1.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, ingin lulusan Politeknik Harapan Bersama (Harber) bersiap-siap menjadi warga global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved