Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK berdiri tiga tahun lalu, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Prima Internasional kini terus berkembang maju kepakan sayap. Upaya meningkatkan mutu dan menjaga kualitas menjadi komitmen pimpinan dan jajaran kampus yang berlokasi di kota udang Cirebon, Jawa Barat, ini.
Tak mengherankan bila para mahasiswa dan lulusannya kini telah diterima bekerja di dunia usaha dan dunia industri. Bahkan, sebagian telah magang di luar negeri serta meraih pendidikan di luar negeri melalui program IISMA Dikti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ke Jerman dan Hongaria.
"Jadi, kami mememfokuskan pada kualitas menjadi nomor satu, kualitas itu harus ditunjang dengan fasfilitas yang lengkap. Nah, sekarang dengan mengutamakan kualitas, kita bisa bekerja sama dengan kalangan dunia usaha dan dunia industri yang kuat," kata Direktur Politeknik Pariwisata Prima Internasional Chondro Suryono melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/11).
Chondro mencontohkan, saat ini 80 mahasiswa program D3 dan D4 yang melakukan magang di Taiwan selama 6 bulan. "Ini membuktikan mahasiswa kami mampu beradaptasi dengan baik melalui pembinaan dan pelatihan intensif di Cirebon ini," ungkap Chondro.
Dijelaskan, program magang tersebut pada bidang perhotelan, ritel, dan resor. Magang ini telah berjalan sejak enam bulan lalu, dan kini akan memberangkatkan para mahasiswa Poltekpar Prima pada Desember mendatang.
Dengan begitu, lanjut Chondro, kampus Poltekpar Prima Internasional menjalankan program pemerintah melalui Kemendikbudristek yang terkenal dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
"Jadi MBKM dari kami dapat berjalan cukup baik yakni pertama program magang, kedua kita kerja sama berjalan, dengan sejumlah kampus di Palembang, Malang, seperti program penelitian dan lain-lain," papar Chondro yang pernah menjabat sebagai pimpinan kampus di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta.
Dia menambahkan, mahasiswa Poltekpar Prima Internasional juga mendapat kepercayaan mengikuti program dari IISMA ke Jerman dan Hongaria.
Baca juga: Terapkan Pendidikan Vokasi, SMKN 4 Bogor Dilirik Industri Besar
Adapun mahasiswa yang mengikuti Program IISMA tersebut berasal dari jurusan Diploma 4 Pengelolaan Perhotelan, yakni Ratu Azimah Putri Kencana Ayu ke Hongaria dan Indra Antonio ke Jerman.
Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) digelar tiap tahun. IISMA merupakan program beasiswa yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar negeri.
Menurut Chondro, pada Wisuda Perdana Poltekpar Prima Internasional yang berlangsung Kamis (10/11) bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan di Hotel Prima Cirebon, pihaknya meluluskan 89 wisudawan dari Program Studi (Prodi) Perhotelan.
"Kami bangga dan bersyukur dari 89 wisudawan 49 orang telah mendapat pekerjaan. Yakni 5 orang bekerja di luar negeri dan 5 orang sebagai entrepreneur atau wirausaha," katanya.
Dikatakan, pihaknya juga telah menyelesaikan seluruh pengisian Laporan Kinerja Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan secara legalitas setiap prodi yang akan melakukan wisuda telah melalukan akreditasi dan didukung akreditasi institusi sebagai bentuk legalitas dalam menggelar wisuda perdana tersebut.
Dalam sambutan wisuda perdana itu, Chondro menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. "Teruslah berkarya dan berprestasi harumkan nama almamater, keluarga, dan bangsa sebagai amal ibadah kepada Allah SWT. Kami yakin Anda semua akan menjadi bagian dan solusi dari berbagai permasalahan di tengah masyarakat," pungkas Chondro.
Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis pada sambutan yang dibacakan mengapresiasi prosesi wisuda Poltekpar Prima Internasional saat ini semakin membuktikan kiprahnya sangat besar bagi masyarakat, dan Pemerintah Kota Cirebon.
Dikatakan, Yayasan Prima Ardian Tana melalui Politekpar Prima Internasional telah membantu pemerintah dalam menegakkan pelayanan pendidikan.
"Saya menyampaikan kebahagiaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada pengurus Yayasan Prima Ardian Tana dan seluruh sivitas akademika atas kontribusinya bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi di Kota Cirebon ini," kata Wali Kota seraya berpesan pada wisudawan terus meningkatkan ilmu pengetahuan dan dapat bekerja dengan terus meningkatkan kualitas diri.
Dalam kesempatan wisuda perdana Poltekpar Prima Internasional yang dipimpin Ketua Senat Riyanto Wibowo turut hadir Ketua Pengurus Yayasan Prima Ardiantara, Tedja Maria Hasan, Sultan Cirebon Pangeran Abdul Gani Natadiningrat, Perwakilan Pemkot Cirebon, Kepala LL Dikti Wilayah IV Syamsuri, Kepala Disdikbud Kota Cirebon, Kepala Disdibud Kuningan, Direktur STIE Indonesia Malang Amelia Setyawati, Direktur Akpar NHI Bandung Bambang K, Perwakilan Politeknik Pariwisata Lombok, serta para orangtua wisudawan. (RO/OL-6)
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
K3TAB 2025 menghadirkan aturan baru untuk tingkat politeknik, yakni setiap tim wajib terdiri dari satu mahasiswa penerima beasiswa dan dua mahasiswa non-beasiswa.
SPP Poltekpar cuma Rp2 jutaan, masa tunggu bekerja maksimal tiga bulan.
Sebanyak 74 mahasiswa dari 11 universitas di Indonesia termasuk mahasiswa politeknik di bawah naungan Kemenperin menerima beasiswa.
Dalam wisuda kali ini, Politeknik STMI Jakarta berhasil meluluskan sejumlah 283 lulusan yang berasal dari lulusan Program Reguler Sarjana Terapan dan 19 wisudawan Program Setara Diploma-1.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved