Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HUTAN mangrove atau yang kita kenal sebagai hutan bakau merupakan bagian yang sangat penting dalam ekosistem di daerah kawasan berpasir daerah tropis dan subtropis. Dilansir dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia, terdapat sekitar 16.530.000 hektare hutan mangrove di dunia dan 20% atau sekitar 3.490.000 hektare dari jumlah tersebut ada di Indonesia.
Jumlah hutan mangrove dengan status kritis sebesar 637.624 hektare. Sekitar 2.673.548 hektare hutan mangrove dengan kondisi yang baik.
Menurut Desyanaputri (2016), tanaman bakau tumbuh di pantai dan paling banyak dijumpai pada batasan antara muara pantai dengan sungai. Tanaman bakau pada umumnya hidup berkelompok dalam jumlah banyak, akar besar, dan memiliki buah.
Baca juga: Pengertian Zat Tunggal dan Contoh
Berdasarkan Ana (2015), manfaat hutan mangrove secara umum yaitu:
1. Mencegah erosi pantai.
2. Menjadi katalis tanah dari air laut.
3. Habitat perikanan.
4. Memberikan dampak ekonomi yang luas.
5. Sumber pakan ternak.
6. Mencegah pemanasan global.
7. Sumber pendapatan bagi nelayan pantai.
8. Menjaga kualitas air dan udara.
9. Pengembangan kawasan pariwisata.
10. Menyediakan sumber kayu bakar.
11. Pengembangan ilmu pengetahuan.
12. Menjaga iklim dan cuaca.
Baca juga: Mengenal Hujan Asam, Penyebab dan Dampaknya
1. Sebagai pelindung garis pantai.
2. Mencegah intrusi air laut.
3. Sebagai habitat berbagai jenis burung dan biota laut.
4. Menjadi tempat memijah dan berkembang biak ikan, kerang, kepiting, dan udang.
5. Sebagai pemasok sistem rantai makanan organik untuk organisme di sekitarnya.
6. Menghasilkan bahan pelapukan untuk sumber makanan plankton.
7. Menjadi tempat wisata, penelitian, dan pendidikan. (OL-14)
Pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Selain untuk rehabilitasi mangrove, alat yang telah terdaftar sebagai paten sederhana sejak September 2025 ini juga dapat difungsikan untuk penanaman tanaman lumpur lainnya.
Kementerian Kehutanan mencatat capaian positif dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove sepanjang 2025.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana.
Silvikultur bukan sekadar menanam pohon. Simak rincian lengkap apa yang dipelajari di jurusan Silvikultur, mulai dari rekayasa genetika hingga manajemen karbon hutan.
Pelajari struktur kayu secara mendalam (makroskopis & mikroskopis), sifat fisik (higroskopisitas), serta kekuatan mekaniknya untuk aplikasi konstruksi dan industri modern.
Panduan komprehensif belajar Dendrologi. Membahas morfologi, taksonomi, teknik identifikasi pohon, dan relevansinya dalam isu karbon & kehutanan modern.
Bencana banjir di Sumatera perlu dilihat secara komprehensif dan tidak disederhanakan sebagai akibat satu faktor semata.
WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menilai pencabutan 28 perizinan berusaha di Sumatra harus dipandang sebagai langkah awal, bukan akhir.
WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatra Utara (Sumut) mengingatkan bahwa pencabutan izin perhutanan terhadap 28 perusahaan oleh pemerintah berisiko menjadi kebijakan simbolik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved