Kamis 03 November 2022, 15:57 WIB

Mengenal Hujan Asam, Penyebab dan Dampaknya

Joan Imanuella Hanna Pangemanan | Humaniora
Mengenal Hujan Asam, Penyebab dan Dampaknya

AFP/Johan Ordonez.
Ilustrasi hujan.

 


NORMALNYA air hujan dapat bermanfaat untuk keberlangsungan makhluk hidup di Bumi. Asam yang berada dalam hujan akan membantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan binatang. Namun, ada salah satu jenis hujan yang memberikan pengaruh negatif.

Hujan asam merupakan jenis hujan dengan pH di bawah 5,6. Secara alamiah, hujan bersifat asam atau memiliki pH sedikit di bawah 6, karena karbon dioksida (CO2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam lemah. Hujan asam juga mengandung sulfur dioksida dan nitrogen dioksida.

Penyebab hujan asam

Hujan asam terjadi karena pembakaran bahan bakar fosil yang menyebabkan pemanasan global. Pembakaran bahan bakar fosil berasal dari asap kendaraan bermotor atau pabrik, industri, dan pembangkit listrik.

Gas-gas jahat yang keluar dari pembakaran bahan bakar fosil tersebut akan naik ke atmosfer dan bereaksi dengan oksigen di udara, kemudian bereaksi dengan air. Lalu, gas sulfur dioksida (SO2) bakal mengikat oksigen di udara berubah menjadi sulfur trioksida (SO3). 

Sulfur trioksida (SO3) tersebut lantas bereaksi dengan air di udara, kemudian terbentuklah air hujan berupa asam sulfat (H2SO4). Gas nitrogen oksida (NO2) yang naik ke atmosfer juga bereaksi menjadi oksigen yang membentuk gas nitrogen dioksida (NO2). 

Nitrogen dioksida lantas bereaksi kembali bersama partikel air di udara, lalu membentuk air hujan berupa asam nitrat (HNO3) dan asam nitrit (HNO2). Asam sulfat (H2SO4), asam nitrat (HNO3), dan asam nitrit (HNO2) lalu turun ke permukaan Bumi dalam bentuk air hujan, salju, atau kabut yang memiliki sifat asam. Akhir dari proses tersebut yaitu turunnya hujan asam ke Bumi.

Dampak hujan asam

1. Tumbuhan terancam mati akibat pengikisan jaringan epidermis.
2. Senyawa sulfur dioksida dan nitrogen dioksida menghasilkan kadar asam tinggi.
3. Hewan terancam mati akibat peningkatan karbon dioksida.
4. Hujan asam dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
5. Mengancam keberlangsungan industri dan merusak material bangunan.
6. Merusak ekosistem air. (OL-14)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan Layanan Kanker, Siloam Hospitals dan SingHealth Jalin Kerja Sama

👤Eni Kartinah 🕔Selasa 29 November 2022, 11:43 WIB
Siloam Hospitals dan SingHealth menjalin kerja sama strategis yang bertujuan untuk memajukan perawatan kanker, penelitian klinis, dan...
Dok Plan International Indonesia

Plan Indonesia Beri Dukungan Psikososial untuk Anak Korban Gempa Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 November 2022, 10:25 WIB
Tim Tanggap Darurat Yayasan Plan International Indonesia memberikan dukungan psikososial (psychosocial support) bagi anak-anak terdampak...
doyanblog.com

Catat, Ini Rumus Luas Trapesium

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 29 November 2022, 10:19 WIB
Trapesium adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang dua di antaranya saling sejajar namun tidak sama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya