Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melakukan investigasi terhadap 18 obat sirop yang diduga mengandung Etilen Glikol (EG).
Diduga, kandungan tersebut penyebab terjadinya kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury/AKI) pada anak.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Herbuwono menekankan bahwa yang berbahaya bukan paracetamol sirop, melainkan obat yang mengandung EG.
Baca juga: Konsumsi Protein Berlebihan Dapat Sebabkan Masalah Ginjal
"Bukan paracetamol yang tidak boleh, yang tidak boleh adalah beberapa obat tersebut mengandung EG. Sedang diidentifikasi 15-18 obat yang diuji sirop masih mengandung EG," ujar Dante, Rabu (19/10).
Hingga saat ini, Kemenkes masih melakukan investigasi dan melakukan beberapa hal untuk identifikasi gangguan ginjal akut pada anak tersebut.
Baca juga: Kemenkes: Dokter Hindari Dulu Pemberian Resep Obat Sirop
Sejumlah obat sudah melewati pemeriksaan di laboratorium pusat forensik. Pemerintah juga masih mengidentifikasi obat yang bisa menyebabkan kelainan ginjal tersebut.
"Masyarakat diimbau untuk pergi ke dokter, jika muncul gejala demam dan batuk pilek. Dokter akan memberikan obat racikan. Bukan paracetamol yang tidak aman, namun ada paracetamol yang mengandung EG," imbuh Dante.
Diketahui, kasus kematian akibat gangguan ginjal akut pada anak mencapai 48%, atau sekitar 99 orang dari total 206 kasus sejauh ini di 20 provinsi.(OL-11)

Belum sempurnanya sistem daya tahan tubuh si kecil membuat mereka rentan mengalami batuk pilek. Berikut langkah-langkah yang dapat Bunda lakukan untuk meredakannya.
Produsen farmasi disebut harus ikut bertanggung jawab atas kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).
Ketua Umum KPCDI Tony Richard Samosir mengaku miris melihat sikap pemerintah yang kurang memberikan perhatian kepada warga negaranya yang menjadi korban obat sirup beracun.
VONIS hukuman 2 tahun penjara pada 4 terdakwa kasus obat sirop beracun yang sebabkan Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) dari Pengadilan Negeri (PN) Kediri dinilai tidak adil.
KUASA hukum terdakwa kasus gagal ginjal akut, Yunus Adhi Prabowo, mengajukan pembelaan atau pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Kota Kediri, Rabu (18/10).
Mediasi antara pemerintah dan keluarga korban perlu diteruskan untuk menghindari kerugian dan menjaga kesehatan korban yang kini masih terus menjalani perawatan intensif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved