Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUM teh setiap hari dapat meningkatkan kesehatan, memperpanjang usia harapan hidup, dan membantu mengurangi risiko beberapa penyakit yang mengancam jiwa. Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine.
Dalam studi itu, para ilmuwan Tiongkok, seperti disiarkan Medical Daily, dikutip Minggu (16/10), menemukan meminum dua sampai empat cangkir teh hitam, hijau, atau oolong per hari menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 17%.
Minum satu hingga tiga cangkir setiap hari menurunkan risiko sebesar 4% terkena diabetes dan risiko ini semakin turun 1% untuk setiap cangkir tambahan.
Baca juga: Meracik Aroma Teh dan Rempah Lebih Mewah
Xiaying Li, salah satu penulis penelitian dan peneliti di Universitas Sains dan Teknologi Wuhan, menyatakan hasil studi ini menggembirakan karena menawarkan harapan bagi orang untuk mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.
Menurut mereka, temuan ini menunjukkan teh, bahkan pada tingkat asupan yang lebih tinggi, dapat menjadi bagian dari diet sehat.
"Asupan teh yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah di antara mereka yang minum dua cangkir atau lebih per hari," kata peneliti studi.
Para peneliti mengevaluasi data dalam penelitian yang berlangsung selama 11 tahun. (Ant/OL-1)
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
GURU Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof Ari Fahrial Syam mengungkapkan terdapat beberapa penyakit yang sering muncul setelah lebaran.
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Obesitas sangat memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
Profesor dari Indiana University, Gabriel Filippelli, mengungkapkan bahwa terdapat bukti dengan menggunakan sepatu di dalam rumah dapat meningkatkan penyebaran kuman di rumah.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved