Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TRAGEDI Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menelan ratusan korban jiwa menimbulkan kenangan pahit bagi M Alfiansyah. Bocah berusia 11 tahun ini merupakan salah satu saksi mata tragedi yang terjadi pascalaga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam.
Tragedi terkelam di sepak bola Indonesia itu membuat Alfiansyah menjadi yatim piatu. Kedua orang tuanya, M Yulianton, 40, dan Devi Ratna Sari, 30, menjadi korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan.
Malam itu Alfiansyah bersama kedua orang tuanya menjadi bagian dari puluhan ribu pendukung Arema FC yang datang ke stadion untuk memberikan dukungan. Dikatakan Alfiansyah, saat peristiwa kerusuhan terjadi, ia bersama kedua orang tuanya berusaha untuk keluar dari dalam stadion. Alfiansyah mengaku sempat terjatuh namun kemudian bisa berdiri dan bergegas untuk keluar.
"Waktu mau ke bawah saya terjatuh, terus langsung berdiri. Itu masih bersama ayah dan mama. Setelah saya berdiri saya didorong dari belakang dan kemudian melihat ayah terjatuh," ujarnya.
Setelah ayahnya terjatuh, Alfiansyah kemudian berjalan secara perlahan hingga bisa keluar dari Stadion Kanjuruhan. Ia mengaku tidak merasa berdesak-desakan untuk keluar pada saat itu. "Iya saya keluar sendiri, berjalan. Berjalan aja biasa sampai keluar," ujarnya.
Di sisi lain, Doni, paman Alfiansyah, mengatakan ini merupakan kali pertama Alfiansyah dan ibunya diajak menyaksikan langsung pertandingan Arema FC di Kanjuruhan. Menurut Doni, M Yulianton sempat berkata bahwa ajakan untuk menonton pertandingan di Stadion Kanjuruhan untuk membahagiakan anaknya.
Dalam tragedi Kanjuruhan, polisi dituding menjadi penyebab utama tragedi yang terjadi. Tindakan polisi melepaskan gas air mata, menjadi penyebab kepanikan penonton berebut keluar stadion sehingga memunculkan kekacauan yang menyebabkan timbulnya korban jiwa.
Walau demikian, Alfiansyah sama sekali tidak 'dendam' kepada polisi. Bahkan ia bercita-cita menjadi anggota kepolisian. Siswa SD Negeri Bareng, Kota Malang, itu merasa menjadi polisi merupakan hal yang menarik baginya. "Saya bercita-cita menjadi polisi, sepertinya asik gitu menjadi polisi, kata Alfiansyah.
Doni mengatakan akan mendukung penuh cita-cita Alfiansyah menjadi polisi. "Kalau nantinya Alfi mau ikut saya, saya akan sangat bersedia, karena dia keponakan saya. Ia juga bercita-cita menjadi polisi, itu sangat mulia, jadi polisi yang baik. Saya mendukung itu," katanya. (Ant/OL-15)
ASISTEN Pelatih Arema FC, Kuncoro meninggal dunia terkena serangan jantung di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/1) sore. Manajemen mengungkapkan kronologinya.
Sosok legendaris sekaligus asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (18/1).
PELATIH Persik Kediri Marcos Reina menilai pemain Persik mampu tampil lebih baik ketimbang tuan rumah Arema FC saat laga Arema FC vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League
PELATIH Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa pertandingan Arema vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League merupakan pertandingan yang sulit di Liga 1.
AREMA FC berhasil unggul atas Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam pertandingan Arema vs Persik. Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League atau Liga 1
Di babak pertama, serangan demi serangan dilancarkan oleh kedua tim. Namun, keduanya masih belum membuahkan hasil.
Laga uji coba itu sekaligus menjadi sarana tim pelatih untuk menilai pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain.
Kekuatan Persebaya Surabaya pada putaran kedua Super League nanti akan bertambah, setelah tiga pemain baru resmi diperkenalkan ke suporter.
Laga Persebaya vs Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 berakhir dengan kemenangan penting bagi tuan rumah.
Laga Persebaya vs Malut United pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 berlangsung dengan tempo tinggi dan sarat duel fisik.
Persebaya vs Malut United berakhir 2-1 di GBT. Gali Freitas mencetak dua gol dan membawa Bajol Ijo naik ke papan atas BRI Super League.
UNTUK pertama kalinya pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memimpin latihan bersama dengan pemain Persebaya, di Lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved