Selasa 20 September 2022, 10:44 WIB

Menhub Dorong Subsidi BBM Dialihkan ke Konversi Motor Listrik

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Menhub Dorong Subsidi BBM Dialihkan ke Konversi Motor Listrik

ANTARA/Ahmad Subaidi
Warga mengisi daya sepeda motor listriknya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Mataram, NTB.

 

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tengah mengkaji agar konversi kendaraan bermotor bahan bakar fosil ke sepeda motor listrik dapat dilakukan dari pengalihan alokasi anggaran subsidi BBM.

Hal itu disampaikan Budi saat menghadiri program konversi sepeda motor BBM ke listrik yang diinisiasi Kementerian ESDM, Senin (19/9), di Jakarta.

“Kami tengah berdiskusi mengupayakan ada subsidi untuk melakukan konversi dari kendaraan BBM ke listrik. Khususnya untuk sepeda motor,” ujar Menhub dalam keterangan resmi, Selasa (20/9).

Baca juga: Prototipe Motor Listrik Kemenhan Kantongi Sertifikat Produk

Upaya tersebut dilakukan dalam rangka percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) secara massal di Indonesia.

Sebagai upaya percepatan, Kemenhub telah menerbitkan sejumlah regulasi, yang pertama, yakni untuk sepeda motor melalui Peraturan Menhub Nomor 65 tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar menjadi Sepeda Motor Listrik Berbasis Baterai.

“Dari pemerintah daerah juga bisa menginisiasi untuk mengalihkan anggaran yang kurang produktif, agar dialihkan untuk subsidi biaya konversi ke kendaraan listrik,” tambah Menhub.

Saat ini, biaya untuk melakukan konversi sepeda motor BBM ke listrik masih cukup tinggi sekitar Rp15 juta. Namun, jika permintaan kian meningkat dan bengkel-bengkel yang mampu melayani konversi sudah semakin banyak, diharapkan harganya semakin kompetitif.

Upaya lain yang dilakukan Kemenhub untuk mempercepat hadirnya KBLBB secara massal ialah dengan menerapkan biaya uji tipe yang lebih murah untuk kendaraan listrik dibandingkan dengan kendaraan konvensional (BBM).

Misalnya, untuk biaya uji tipe sepeda motor listrik sebesar Rp4,5 juta, dibandingkan sepeda motor konvensional sebesar Rp9,5 juta.

“Ke depan kita upayakan uji tipe digratiskan. Lalu, kita upayakan juga uji tipe tidak hanya dilakukan oleh Kemenhub. Tetapi bisa dilakukan di bengkel umum yang sudah tersertifikasi," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, pihaknya tengah menggencarkan program konversi sepeda motor BBM ke listrik, berupa pembuatan komponen utama sampai ke bentuk produk jadi sepeda motor.

Pada tahun ini dilakukan pilot project dengan target 120 unit sepeda motor listrik dan akan semakin masif pada 2023. 

Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha bengkel, agar semakin banyak bengkel yang bisa melakukan konversi sesuai dengan aturan yang berlaku. (OL-1)

Baca Juga

BPMI SETPRES/RUSMAN

NU-India Berdiskusi Atasi Ancaman terhadap Umat Minoritas India

👤Henri Siagian 🕔Minggu 25 September 2022, 01:12 WIB
NU, kata Gus Yahya, mendorong setiap orang yang beriktikad baik dari setiap agama dan bangsa untuk rnenolak penggunaan identitas sebagai...
Antara

NU Circle Duga Karut Marut RUU Sisdiknas karena Tim Bayangan Kemendikbud

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 25 September 2022, 00:15 WIB
Masyarakat profesional santri Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) mencurigai karut marut berbagai kebijakan pendidikan karena ulah...
Istimewa

Kemenkes: Kasus DBD Melonjak karena Musim Pancaroba, Gencarkan Pencegahan

👤Naufal Zuhdi 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:50 WIB
KASUS demam berdarah (DB) di Indonesia melonjak karena berlangsungnya peralihan musim dari musim kemarau ke musim penghujan atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya