Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Banjir Surut, Jangan Buru-Buru Nyalakan Sepeda Motor Ini Panduan Lengkap Penyelamatan Kendaraan Anda

Basuki Eka Purnama
08/12/2025 08:35
Banjir Surut, Jangan Buru-Buru Nyalakan Sepeda Motor Ini Panduan Lengkap Penyelamatan Kendaraan Anda
Warga mendorong perahu yang membawa sepeda motor saat melintasi banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.(ANTARA/Novrian Arbi)

BENCANA banjir yang melanda berbagai wilayah seringkali meninggalkan dampak kerusakan signifikan pada kendaraan bermotor. Banyak pemilik kendaraan yang secara insting mencoba menyalakan sepeda motor segera setelah banjir surut. Padahal, langkah gegabah ini justru berpotensi memperparah kerusakan mesin secara fatal.

Menurut Tri Purwanto, Technical Specialist Pertamina Lubricants, air yang masuk ke mesin sepeda motor dapat secara drastis mengubah karakteristik pelumas. Oli yang seharusnya melindungi komponen mesin dari gesekan tinggi, kehilangan fungsinya.

“Warna oli yang sudah berubah menjadi kecokelatan dan berbusa seperti susu merupakan tanda jelas bahwa air telah masuk,” ujar Tri.

Jika kondisi ini diabaikan, keausan komponen mesin akan dipercepat, performa kendaraan menurun drastis, dan risiko kerusakan serius—termasuk korosi—menjadi sangat tinggi.

Langkah Penyelamatan Kunci: Kuras dan Ganti Oli Segera

Langkah pertama dan paling krusial yang harus dilakukan pemilik motor adalah menangani oli yang sudah tercampur air. Tri Purwanto menekankan bahwa oli tersebut harus segera dikuras.

Setelah dikuras, mesin perlu menjalani proses flushing atau pembilasan. Proses ini penting untuk memastikan idak ada sisa air yang tertinggal di dalam mesin sebelum oli baru dimasukkan. Tujuannya adalah mengembalikan fungsi perlindungan pelumas secara optimal.

Panduan Detail Penanganan Komponen Lain

Selain mengganti oli, ada beberapa area vital lain pada motor yang wajib diperiksa dan ditangani pasca terendam banjir:

  1. Periksa Ruang Bakar: Segera lepaskan busi untuk memeriksa dan memastikan tidak ada air yang masuk ke ruang bakar. Keberadaan air di ruang bakar saat mesin dihidupkan dapat menyebabkan water hammer yang sangat merusak.
  2. Motor Matic, Cek Oli Gear: Bagi pengguna motor matic, jangan lupakan oli gear (transmisi). Periksa kondisinya, dan ganti oli gear jika ditemukan indikasi adanya pencampuran dengan air.
  3. Keringkan Udara dan Knalpot: Pastikan filter udara dan bagian dalam knalpot benar-benar kering sebelum motor dicoba dinyalakan. Air yang tersisa di komponen ini akan mengganggu pembakaran dan kinerja mesin.
  4. Sistem Kelistrikan: Periksa secara menyeluruh sistem kelistrikan, terutama kabel-kabel dan soket. Air yang mengering dapat meninggalkan kotoran dan kelembapan yang berisiko memicu korsleting.

Menangani sepeda motor yang terendam banjir memerlukan kesabaran dan urutan penanganan yang benar. Dengan mengikuti panduan ini, pemilik kendaraan dapat meminimalkan potensi kerusakan fatal dan memastikan motor kembali berfungsi dengan baik setelah bencana. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya