Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Erlina Burhan, Sp.P(K) menekankan kemungkinan anak berusia di bawah 5 tahun segera divaksin covid-19 terbuka lebar mengingat di negara lain seperti Amerika Serikat. Namun untuk Indonesia masih perlu kajian lebih mendalam lagi.
"Tentu peluang itu ada namun perlu kajian lebih lanjut lagi sih dari Badan POM, Itagi dan pemerintah. Jika 3 pihak sudah bisa memutuskan maka akan segera," kata dr Erlina usai Talkshow dari AstraZeneca di Perkantoran Hijau Arkadia Tower, Jakarta, Kamis (15/9).
Selain itu, vaksin untuk anak ini memiliki hasil yang bagus untuk melindungi anak dari covid-19 sehingga kesempatan anak untuk kembali belajar terutama PAUD bisa dilakukan. Sehingga jika vaksin anak berpengaruh baik di negara lain, maka akan demikian pula jika diterapkan di Indonesia.
Baca juga: 17,5 Juta Anak Sudah Divaksin Lengkap
Pemberian vaksin juga melihat dari kebiasaan anak-anak. Jika anak hanya berada di dalam rumah mungkin bisa diatasi dan tak mendapat vaksin, dengan konsekuensi anak tidak memiliki kekebalan tubuh untuk menghadapi covid-19. Namun jika anak tetap diberi vaksin, kekebalan anak meningkat dan fatality rate akan menurun.
"Apalagi sekarang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sering diberhentikan karena ada transmisi di kelas sehingga artinya anak-anak juga berisiko terpapar covid-19. Oleh sebab itu kita harus melindungi anak-anak kita, salah satunya dengan protokol kesehatan, edukasi sejak dini, dan vaksin," ujar dr Erlina.
Terlebih jika anak mengalami komplikasi Mis-C dan terjadi badai sitokin akan menimbulkan komplikasi. Virus bisa teratasi namun masih tetap bertahan dan menjadi berat hingga kematian.
dr Erlina menambahkan, anak juga sebenarnya rentan mengalami long covid-19 jika kasusnya terbilang berat. Long covid terjadi lebih banyak pada varian delta.(OL-5)
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Gemas sama anak orang boleh, tapi jangan main cium, pegang, apalagi asal suapin. Kita gak tau kuman apa yang nempel di tangan kita.
Penguatan pelayanan kesehatan primer, terutama Puskesmas dan Posyandu, harus menjadi prioritas dalam strategi nasional penanganan kesehatan mental anak.
Pemerintah mengajak para orangtua untuk kembali menghadirkan waktu berkualitas di rumah melalui gerakan #SatuJamBerkualitas Bersama Keluarga.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
KETUA Umum PB IDI Slamet Budiarto, menilai masih banyaknya masyarakat yang lebih memilih berobat di luar negeri karena masih lemahnya sistem kesehatan di Tanah Air.
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Iqbal Mochtar menjelaskan bahwa paparan dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama cesium-137 atau cs-137 dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius
Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto meminta rumah sakit (RS) agar selalu melindungi tenaga kesehatannya. Itu ia sampaikan terkait kekerasan yang dialami dokter di RSUD Sekayu, Sumatra Selatan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
IDI tidak pernah mengeluarkan rilis atau pernyataan resmi tentang daftar minuman penyebab kanker.
Salah satu tantangan terbesar dalam kesehatan masyarakat saat ini adalah daya tarik produk tembakau, nikotin, dan turunannya seperti rokok dan vape, terutama bagi anak muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved