Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN status kebakaran hutan negara anggota Asian Forest Cooperation Organization (AFoCO) dalam XV World Forestry Congress 2022, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan meningkat hingga 14% pada 2030.
“Artinya, manajemen pencegahan kebakaran hutan masih harus ditingkatkan dan bergantung kepada kita mau dihentikan atau ditekan emisi karbonnya,” ujar Guru Besar Kehutanan IPB University Bambang Hero Sajarjo dalam keterangannya, Selasa (6/9).
Lebih lanjut, dia menekankan kebakaran menjadi ancaman global, karena dapat mempercepat dampak perubahan iklim. Secara signifikan, mempengaruhi siklus karbon dunia dan mempercepat kenaikan suhu Bumi.
Baca juga: Jutaan Emisi Karbon dari Kebakaran Hutan Perparah Krisis Iklim
Menurutnya, risiko dan pola kebakaran hutan dan lahan gambut berubah akibat perubahan iklim, peralihan lahan dan peningkatan populasi. Beberapa penemuan memprediksi bahwa fenomena ini akan lebih sering terjadi di beberapa negara, termasuk Indonesia. Salah satu aspek krusial adalah luasnya area gambut.
“Perubahan signifikan pada area yang terbakar juga akan terjadi pada lanskap yang saat ini mengalami kebakaran. Termasuk sabana tropis dan padang rumput tropis yang diprediksi akan berubah dengan meningkatnya kebakaran di beberapa daerah,” imbuh Bambang.
Dia menjelaskan bahwa karhutla juga akan meningkatkan emisi karbon dan mempengaruhi percepatan perubahan iklim. Serta, meningkatkan faktor risiko kebakaran hutan itu sendiri seperti kekeringan, peningkatan suhu bumi, hingga penurunan kelembaban.
“Penurunan risiko kebakaran ini dapat dilakukan dengan manajemen risiko. Di antaranya, pembatasan aktivitas yang dapat menyebabkan terpicunya kebakaran tidak sengaja, pengelolaan vegetasi dan debris vegetasi, berikut perencanaan penggunaan lahan yang lebih mengutamakan jangka panjang," paparnya.
Baca juga: Pengendalian Karhutla Kunci Menuju FOLU Net Sink 2030
Aspek lain yang tak kalah penting ialah mendorong pendekatan pengelolaan kebakaran hutan terintegrasi. Berikut, menguatkan kerja sama regional dan internasional dalam pengelolaan kebakaran hutan. Mengacu data Kementerian LHK, luas karhutla pada Januari-Juli 2022 tercatat 87.703 hektare, atau turun 19,1% dibandingkan periode sama pada 2021.
Direktur Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian LHK Basar Manullang menyebut untuk mengatasi karhutla, pihaknya telah mengambil langkah yang lebih masif untuk pencegahan, pemadaman dan penanganan pascakebakaran. Itu dengan memobilisasi sumber daya dan sarana dan prasarana, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah.
"Upaya konkret telah dilakukan dalam pencegahan karhutla. Seperti, sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan, pemantauan titik api, patroli rutin dan patroli terpadu," kata Basar.(OL-11)

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak santri Hidayatullah mencintai hutan melalui gerakan menanam pohon dan menyerahkan 1.015 bibit produktif.
Sekjen PSI sekaligus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan ajaran Islam memiliki landasan teologis kuat untuk menjaga lingkungan dan hutan dalam perspektif ekoteologi.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan MenLH Hanif Faisol Nurofiq sepakat perkuat kolaborasi kampus dan pemerintah dalam pengelolaan sampah nasional.
Dalam satu tahun terakhir, Delonix Hotel Karawang menjalankan program keberlanjutan terstruktur yang mengacu pada kerangka kerja berbasis sains dari EarthCheck.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Studi terbaru mengungkap bendungan berang-berang mampu mengubah sungai menjadi penyerap karbon alami yang efektif. Solusi murah untuk atasi perubahan iklim?
Penemuan batu granit merah muda di Antartika mengungkap massa raksasa tersembunyi di bawah es. Temuan ini memberi petunjuk penting tentang pergerakan gletser dan kenaikan permukaan laut.
Amerika Serikat bagian barat daya dilanda gelombang panas prematur yang memecahkan rekor. Phoenix hingga California siaga suhu ekstrem di pertengahan Maret.
Studi terbaru mengungkap suhu panas ekstrem kini membatasi aktivitas fisik manusia, terutama lansia. Simak wilayah yang paling terdampak dan risiko kesehatan yang mengintai.
Penelitian terbaru menunjukkan jamur patogen seperti Aspergillus berpotensi menyebar lebih luas akibat perubahan iklim dan resistensi obat, meningkatkan risiko infeksi pada manusia.
Ekspedisi CEFAS mengungkap rahasia laut dalam Karibia. Ditemukan gunung bawah laut, "blue hole" raksasa, hingga terumbu karang purba yang tak tersentuh perubahan iklim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved