Jumat 26 Agustus 2022, 16:35 WIB

Peternak Sambut Baik Percepatan Vaksinasi PMK

Mediaindonesia.com | Humaniora
Peternak Sambut Baik Percepatan Vaksinasi PMK

Antara/Asep Fathulrahman.
Petugas Kesehatan Hewan DKPP Banten menyuntik kerbau saat pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku.

 

PEMERINTAH melalui Kementerian Pertanian kembali memesan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dari luar negeri sebanyak 14 juta dosis. Vaksin itu untuk program vaksinasi gelombang kedua terhadap ternak sehat yang terancam penularan PMK.

Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI) Nanang Purus Subendo, sebagai salah satu perwakilan peternak, menyambut baik langkah pemerintah itu. Karena vaksinasi PMK ialah harapan terakhir bagi peternak agar hewan-hewan ternak terlindung dari paparan virus. "(Restocking ternak) akan bisa dilakukan ketika sapi dari para peternak pembibitan itu sudah divaksinasi. Jadi, kami melakukan transaksi untuk dimasukkan ke kandang ketika sapi sudah bersertifikat, bervaksinasi," kata Nanang belum lama ini.

Menurut Nanang, percepatan vaksinasi PMK akan membantu menekan kerugian para peternak. "Kerugian akibat PMK luar biasa terutama setelah kematian dan potong paksa. Sapi-sapi yang sudah gemuk itu juga susut lagi, susut sampai bisa 10% sampai 15%," kata Nanang.

Di sisi lain, peternak berharap pemerintah menerapkan regulasi tegas dalam impor daging konsumsi agar tidak berdampak pada penjualan ternak dalam negeri. Diakui Nanang, di tengah-tengah kondisi usaha ternak yang belum stabil akibat imbas wabah PMK serbuan impor akan memukul mereka. "Jadi harapan kami jangan sampai nanti berdalih untuk mencukupi kebutuhan daging setelah PMK dimasukkan daging dari India dengan harga murah. Itu akan menjatuhkan harga ternak rakyat. Yang tadi peternak berharap ada harga (yang baik) untuk memulihkan kerugian yang lalu menjadi pupus karena masuknya daging dari India," kata Nanang.

Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternak dan Kesehatan Hewan Kementan Nuryani Zainuddin mengatakan pada Mei lalu pemerintah telah mendatangkan sekitar 14 juta dosis vaksin PMK untuk vaksinasi ternak gelombang pertama. Vaksinasi pada gelombang ini ditargetkan tuntas dilakukan minggu kedua September. Pemerintah, lewat Kementan, juga mendatangkan vaksin PMK gelombang kedua. "Harapannya paling tidak vaksin kedua ini datang di Oktober, paling lambat, sehingga kami masih ada waktu untuk melakukan vaksinasi kedua pada November, Desember (2022)," kata Nuryani. (RO/OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Asep Fathulrahman.

Tanggal Maulid Nabi 2022 dan Sejarahnya

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:30 WIB
Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Maulid Nabi menjadi momen untuk mengingat, menghayati, dan memuliakan...
Antara

66,37% Anak Terproteksi Vaksinasi Lengkap

👤MGN 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:18 WIB
Sebanyak 21.159.070 anak telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 80,15 persen dari...
Freepik

Doa Koronka Kerahiman Ilahi

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Senin 03 Oktober 2022, 23:04 WIB
Umat Katolik disuruh untuk berdoa Koronka Kerahiman dan menguduskan Gambar Kerahiman...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya