Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tidak panik terkait temuan kasus cacar monyet pertama di Indonesia. Hal ini, kata Budi, karena penularannya tidak semudah covid-19.
“Cacar monyet di dunia 35 ribu kasus teridentifikasi, sedangkan pada masa yang sama covid-19 sudah jutaan orang. Jadi penularan cacar monyet jauh lebih sulit,” kata Budi dalam telekonferensi di Bali, Senin (22/8).
Budi mengatakan penderita cacar monyet bisa menularkan bila sudah mengalami gejala. Sedangkan covid-19 bisa menular bahkan sebelum seseorang merasakan gejalanya.
“Orang tidak tahu dia sakit (covid-19), kita dekat-dekat, tahu-tahu ketularan. Kalau cacar monyet dia harus bintik-bintik dulu dan keluar nanah,” jelas dia.
Hal tersebut membuat upaya pencegahan cacar monyet lebih mudah. Masyarakat diminta tidak melakukan kontak fisik bila menemukan ada orang dengan bintik-bintik di kulit.
“Jadi selama kita tidak kontak fisik, kita tidak ketularan. Tidak seperti covid-19 yang kita ngomong saja (droplet) keluar,” tutur Budi.
Baca juga: Kemenkes Lacak Kontak Erat Pasien Cacar Monyet
Satu kasus konfirmasi cacar monyet telah ditemukan di Indonesia. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan virus cacar monyet itu menginfeksi seorang laki-laki warga negara Indonesia (WNI) berusia 27 tahun yang tinggal di DKI Jakarta.
"Jadi pasien ini terkonfirmasi positif setelah melakukan kontak langsung dari negara tempat dia bepergian kemarin. Pasien ini baru pulang dari salah satu negara dari 89 negara yang sudah memiliki kasus cacar monyet tapi kami tidak akan sebutkan negaranya," kata Syahril dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (20/8).
Syahril membeberkan, pada 8 Agustus 2022, pasien sampai di Jakarta dari luar negeri. Setelah itu, pada 16 Agustus 2022 pasien merasakan gejala awal, yakni demam. Kemudian pada 18 Agustus 2022 mulai muncul ruam-ruam di wajah, telapak tangan, kaki, dan pada alat genital.(OL-5)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Otoritas kesehatan Inggris mengidentifikasi varian baru cacar monyet hasil rekombinasi clade Ib dan IIb. Para ilmuwan menilai dampaknya, sementara kasus global terus meningkat.
Mpox merupakan infeksi virus yang menyebar melalui kontak dekat dan biasanya menyebabkan gejala seperti flu dan lesi bernanah di sekujur tubuh.
Dua kasus suspek Monkey Pox (Mpox) atau cacar monyet yang dilaporkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, bukan merupakan kasus konfirmasi Mpox.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa monkeypox (mpox) bukan lagi dianggap sebagai keadaan darurat kesehatan internasional.
Kasus Mpox atau cacar monyet kembali muncul di Indonesia. Ketahui gejala awal, penyebab penularannya, dan langkah pencegahan efektif agar tidak tertular penyakit ini.
Angka korban tewas akibat Mpox di Afrika telah mencapai 1.200 orang, sementara jumlah kasus yang tercatat tahun ini telah melampaui 62.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved