Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLABORASI dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di Indonesia untuk temukan solusi hadapi tantangan global bidang pendidikan terus digulirkan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) meningkatkan kerja sama bidang pendidikan, kebudayaan dan ilmu pengetahuan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda lewat pertemuan bilateral.
Melalui pertemuan bilateral, kedua Menteri juga mengajak perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melakukan diskusi yang dihelat di ruang perpustakaan gedung Erasmus Huis, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Jakarta beberapa waktu lalu.
Diskusi dilakukan dalam suasana akrab serta mengusung tema tentang bagaimana mentransformasikan pendidikan dan penelitian untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Menteri Nadiem mengawali diskusi dengan menyampaikan kebijakan Merdeka Belajar atau Emancipated Learning.
Sebagai contoh, dia mengemukakan program matching fund, visiting scholar program (Praktisi Mengajar), program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Program magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), dan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Seluruh kebijakan tersebut merupakan contoh praktik baik yang kami harap bisa berkelanjutan ke depannya, terutama diperkuat dengan kedatangan Menteri Dijkgraaf bersama delegasi perguruan tinggi di Belanda untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang terutama vokasi," tutur Nadiem dalam keterangannya, Selasa (26/7).
"Saat ini tercatat ada enam perguruan tinggi di Belanda yang telah menerima mahasiswa program IISMA bidang vokasi,” ucap Nadiem.
Baca juga: Sapa Peserta Didik Baru SMK Se-Indonesia, Ini Pesan Nadiem Makarim
Senada dengan itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robbert Dijkgraaf menyampaikan apresiasi atas kebijakan Merdeka Belajar yang dilakukan oleh Kemendikbud-Ristek.
“Sebuah langkah yang berani dimana membebaskan siswa untuk belajar, berpikir kritis karena sejatinya kita harus dapat mendefinisikan apa yang yang menjadi esensi utama dari pendidikan yaitu berdampak di masyarakat,” jelas Dijkgraaf.
Pendidikan dan dampak sosial
Dalam sesi diskusi, mahasiswa jurusan Manajemen dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Muhammad Faris Nirwan mengungkapkan mengenai pentingnya pendidikan berdampak kepada kehidupan sosial.
“Salah satunya bagaimana pendidikan mengatasi tiga hal besar di dunia pendidikan yaitu perundungan, intoleransi, dan kekerasan seksual,” urainya.
“Apresiasi untuk Nirwan yang menaruh perhatian besar atas perjuangan yang dilakukan Kemendikbudristek dalam mengatasi tiga hal yang telah disebutkan, melalui Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 30 Tahun 2021 yang telah dibuat guna mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi menjadi bukti keseriusan Kemendikbud-Ristek,” tegas Nadiem.
Selanjutnya, mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Nadhifa Salma Khairunissa mengatakan pentingnya memperlengkapi kaum muda dengan pemahaman perihal agenda global Tujuan Pembangungan Berkelanjutan tahun 2030.
“Kiranya kemitraan Indonesia dan Belanda dapat memberikan ruang kesempatan untuk anak muda di kedua negara mendapatkan wawasan ataupun pengetahuan tentang pendidikan untuk kehidupan berkelanjutan (education for sustainable development),” ucap Nadhifa.
Merespons hal tersebut, Nadiem menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang memuat banyak proyek sains untuk siswa jenjang menengah.
“Menjadi tantangan tersendiri untuk siswa dalam menjadikan lingkungan tempat dimana kita tinggal menjadi ramah dan berkelanjutan lewat proyek yang dihasilkan,” urai Nadiem.
Senada dengan itu, Menteri Dijkgraaf menuturkan berbagai hal yang dapat dilakukan kaum muda dalam menciptakan gaya hidup pendidikan untuk kehidupan berkelanjutan.
“Di usia muda, kalian seyogyanya terpacu untuk sadar atas permasalahan di lingkungan sekitar serta menciptakan kesempatan dan menyediakan solusi tentang hal tersebut,” jelas Dijkgraaf.
Testimoni atas diskusi yang berlangsung turut dibagikan oleh peserta lain, mahasiswa dari jurusan Sastra Rusia, Universitas Indonesia, Jasmine Rizki Sumirat.
“Saya merasa kagum atas pembawaan diskusi dari kedua Menteri dalam suasana santai sehingga tidak terasa dalam waktu yang singkat namun materi yang disampaikan sangat berbobot (insightful),” pungkas Jasmine seraya bersyukur melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
Dia berkesempatan belajar mata kuliah lain di luar jurusan utamanya yaitu mata kuliah hubungan internasional (international relations).
Mengakhiri rangkaian kunjungan bilateral, Nadiem menekankan hal-hal strategis yang direkomendasikan untuk menjadi prioritas pascakunjungan.
Hal strategis tersebut adalah 1) Melanjutkan kerja sama yang telah terjalin antar perguruan tinggi di Indonesia dengan Belanda khususnya di bidang vokasi.
2) Memastikan peningkatan jumlah universitas penerima mahasiswa program IISMA di Belanda. 3) Mendorong peningkatan kemitraan periset dan penelitian, dan 4) Mengembangkan aktifitas kebudayaan antar negara. (Van/OL-09)
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta menyoroti merosotnya skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025 menjadi alarm keras bagi sistem pencegahan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Sebuah ledakan besar akibat kebocoran gas melanda pemukiman di pusat kota Utrecht, Belanda. Empat orang terluka dan evakuasi warga segera dilakukan.
PPI Belanda menaungi 16 PPI Kota yang tersebar di berbagai wilayah di Belanda, yang menjadi simpul penggerak kegiatan akademik, sosial, dan kebudayaan pelajar Indonesia.
Apa pula yang akan dia lakukan sebagai bukti bahwa dia tak termasuk elite atau pejabat bermental penjajah? Atau, hanya sekadar omon-omonkah dia?
Irlandia, Spanyol, Belanda, dan Slovenia menyatakan mundur dari Eurovision 2026 sebagai bentuk protes atas keikutsertaan Israel.
Setibanya di Gedung VVIP Bandara Soekarno-Hatta, Ratu Máxima disambut oleh Kepala Eksekutif PEPK OJK, Friderika Widyasari Dewi dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved