Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 2020, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia, bekerja sama dengan Balitbangkes, melakukan survei yang menyatakan bahwa dari 1,6 juta masyarakat Indonesia yang mengidap kebutaan, 81%, atau setara dengan 1,3 juta, disebabkan oleh katarak yang tidak ditangani.
Padahal, katarak sendiri merupakan penyakit yang bisa disembuhkan dan dicegah, apabila dilakukan penanganan yang tepat sebelum komplikasi.
Katarak adalah penyakit mata yang disebabkan oleh gumpalan protein yang terdapat di lensa mata. Akibat dari gumpalan tersebut, penglihatan tidak bisa lagi bekerja secara optimal.
Baca juga: Direktorat Jenderal Pajak Gelar Operasi Katarak Gratis di RS Ukrina
Katarak pada umumnya disebabkan oleh efek penuaan dan juga trauma mata yang disebabkan oleh benturan dan pemaparan cahaya pada mata secara berlebihan.
Pada umumnya, gejala katarak adalah penurunan fungsi mata yang menyebabkan penderita kekurangan sensivitas pada warna, rasa silau saat melihat cahaya, dan kebutuhan kacamata yang sering kali harus terus berganti.
Dan, apabila tidak ditangani lebih lanjut, bisa menyebabkan kebutaan permanen.
Katarak pada umumnya dimulai dengan gejala ringan, berupa gangguan penglihatan kecil dan sesaat. Namun, katarak bersifat berkelanjutan. Apabila tidak ditangani, penyakitnya bisa berkembang dan merusak mata lebih lagi.
Untuk mengobati pengidap katarak, bisa dilakukan dengan operasi Small Incision Cataract Surgery, dengan, dokter melakukan insisi pada mata, dan dilanjutkan dengan pengeksposan gelombang ultrasuara yang akan menghancurkan lensa mata, yang selanjutnya akan diambil dengan alat khusus, lalu diganti dengan lensa buatan. (OL-1)
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Laser dalam SiLK berenergi ultra rendah sehingga mengurangi potensi inflamasi, jaringan korneapun lebih aman dan menjaga kekuatan strruktur kornea.
Pasien yang datang karena mata kering jumlahnya sangat banyak, sebagian besar pasien mata kering datang ketika kondisinya sudah cukup parah.
Langkah pertama yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengatasi mata kering adalah menggunakan handuk atau lap yang bersih untuk mengompres mata dengan air yang hangat di rumah.
LAYANAN pemeriksaan mata serta pengalaman berbelanja kacamata sekarang dapat langsung di kantor, rumah, dan lokasi pilihan lain.
Seiring meningkatnya aktivitas digital di tempat kerja, banyak profesional usia produktif kini menghabiskan rata-rata lebih dari 8-10 jam per hari menatap layar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved