Minggu 17 Juli 2022, 13:56 WIB

Direktorat Jenderal Pajak Gelar Operasi Katarak Gratis di RS Ukrida  

Mesakh Ananta Dachi | Humaniora
Direktorat Jenderal Pajak Gelar Operasi Katarak Gratis di RS Ukrida  

MI/Mesakh Ananta Dachi
Peserta operasi katarak gratis yang diadakan Dirjen Pajak di RS Ukrida.

 

DIREKTORAT Jenderal Pajak bekerja sama dengan Himpunan Bersatu Teguh menggelar operasi katarak gratis di Rumah Sakit Ukrida, Jakarta Barat, Sabtu (16/7).

Operasi itu diikuti oleh 260 orang dari seluruh Indonesia. Namun, hanya 238 orang yang berhasil dioperasi. Pasien yang tidak bisa mengikuti operasi karena 2 orang positif covid-19 dan 20 lainnya mengidap penyakit jantung dan tekanan darah.

Direktur Intilejen Perpajakan Budi Susanto mengatakan program operasi katarak gratis itu dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Pajak yangjatuh pada 14 Juli 2022.

Baca juga: Puan Buka Kegiatan Operasi Katarak Gratis di Pangkalpinang, Babel

"Sebanyak 70% APBN kita berasal dari pajak. Karena pajak berasal dari masyarakat, maka penting bagi kita untuk mengembalikannya ke masyarakat, apalagi dalam bentuk bakti sosial," ujar Budi

Budi menambahkan, bahwa Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo tidak bisa menghadiri acara karena dia sedang mengikuti kegiatan G20 yang diadakan di Bali.

Budi juga memaparkan alasan RS Ukrida dipilih sebagai tempat pelaksanaan operasi. "Untuk operasi katarak, apalagi dengan jumlah pasien yang banyak, hingga 200 orang, dibutuhkan rumah sakit yang punya fasilitas memadai dan ukuran yang besar. Saya melihat Rumah Sakit Ukrida mampu untuk memenuhi itu, dengan dokter yang mumpuni, perawat yang ramah, menjadi alasan kami memilih RS Ukrida. Dan Saya juga sudah ikut pada awal pembangunan rumah sakit ini. Saya harap bisa melakukan bakti sosial lagi di rumah sakit ini."

Kepala Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Kebon Jeruk 2 Aly Rahmat Shaleh menambahkan program ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia dan tanpa pungutan biaya sama sekali.

"Program ini bekerja sama dengan Himpunan Bersatu Teguh dan juga ERHA, dengan biaya medis dan obat obatan akan dibiayai Himpunan Bersatu Teguh sedangkan biaya konsumsi dan acara, dibiayai oleh kantor perpajakan," kata Aly.

Aly berharap program ini bisa menjadi agenda yang berkelanjutan, agar program-program bakti sosial lainnya bisa dilaksanakan kembali. (OL-1)

Baca Juga

Freepik.com

Mau Tembus Universitas Top di AS dan Inggris? Jangan Hanya Andalkan Prestasi Akademis

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 September 2022, 18:04 WIB
Dalam menyeleksi semua calon mahasiswanya, universitas-universitas unggulan di AS dan Inggris tidak hanya menilai pencapaian akademis,...
Ilustrasi

Apa itu Manajemen Waktu dan Manfaatnya?

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 27 September 2022, 18:00 WIB
Manajemen waktu bukanlah sebuah kemampuan untuk dapat mengatur waktu sesuai keinginan kita, namun bagaimana kita mencoba untuk melakukan...
Antara

Update 27 September 2022: Hari Ini, Terdeteksi 1.976 Kasus Baru Covid-19

👤MGN 🕔Selasa 27 September 2022, 17:34 WIB
Sementara itu, kasus aktif berkurang 115 sehingga menjadi 19.173...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya