Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUSEN Jamu dan Herbal Sido Muncul menggandeng RS Siloam, Labuan Bajo, NTT, menggelar Operasi Katarak Gratis, Jumat (14/11). Sebanyak 100 mata akan mendapat operasi pada kegiatan bakti sosial ini. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial produsen Jamu Sido Munculdi bidang kesehatan.
Sebelum kegiatan, Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat menyerahkan terlebih dahulu secara virtual bantuan sebesar Rp214.700.000 kepada Direktur RSU Siloam Labuan Bajo, Theresia Nina Noviriana. Dengan disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Adrianus Ojo; Perwakilan Perdami Pusat dr Andi Elizar Asriyani, SpM, dan para pejabat terkait lainnya.
Kegiatan ini juga didukung oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Pusat dan Yayasan Setia Bhakti.
Dalam sambutannya, Irwan Hidayat bersyukur mendapat kesempatan ini. "Bagi kami ini kesempatan yang baik untuk memberi kontribusi kepada negeri ini. Dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami bersyukur bahwa kami mendapat kesempatan yang begitu luas untuk berbuat kebaikan,'' kata Irwan yang terhubung lewat zoom.
Irwan juga berterimakasih kepada Perdami yang telah menjadi partner pihaknya selama 14 tahun dan kepada RS Siloam yang telah memfasilitasi kesempatan operasi katarak kali ini. ''Pada para pasien katarak yang hadir, saya ingin mengucapkan semoga operasi berjalan lancar, baik. Dan saya berharap supaya Anda dan keluarga sehat selalu. Saya do'akan semua sehat," tambah Irwan.
Irwan juga mengapresiasi Bupati Manggarai Barat dan jajarannya yang mendukung dengan baik kegiatan ini.
Sedangkan perwakilan Perdami, dr Asriyani, SpM Perdami berharap acara ini dapat memberikan hasil yang maksimal bagi para pasien dan berterimakasih pada RS Siloam yang telah mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan.
"Semoga Allah SWT meridhoi kegiatan kita dan acara ini dapat berjalan lancar dan operasinya lancar dan memberikan hasil yang maksimal bagi pasien-pasien kita tercinta.Trimakasih kepada RS Siloam yang telah memberikan fasilitas yang luar biasa untuk kita semua dan dapat bekerja dengan baik," imbuh Asriyani.
PENGARUHI KUALITAS HIDUP
Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat Adrianus Ojo mengatakan kegiatan seperti ini memiliki makna yang sangat mendalam, terutama bagi warga di Labuan Bajo. Apalagi, kata Adrianus, katarak saat ini menjadi penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan di Indonesia, seperti juga di Manggarai Barat.
"Gangguan ini bukan hanya memengaruhi kualitas hidup penderitanya, tapi juga jadi beban keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Banyak di antara teman-teman kita yang tadinya produktif, tertahan karena penglihatan mereka yang semakin buram. Oleh karena itu, kegiatan baksos operasi katarak yang kita laksanakan hari ini, memiliki makna yang sangat mendalam," kata Adrianus.
Sebagai perwakilan dari Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus, menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bersinergi sehingga kegiatan yang mulia ini dapat dilaksanakan.
"Kepada PT industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, atas dukungan penuh dalam kegiatan ini. Kepedulian bapak/ibu dan dunia usaha adalah contoh nyata tanggungjawab perusahaan yang patut diapresiasi. Dan kepada yayasan Setia Bhakti, trimakasih atas peran sertanya dalam acara ini," pungkasnya. (H-1)
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Ambesea, Kecamatan Laeya
Dengan aksi sosial, keberadaan The Suddha diharapkan bisa berdampak positif untuk masyarakat
KABUPATEN Karawang, Jawa Barat, memiliki target bebas tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030 dan sedang berupaya mencapainya melalui berbagai program.
Pusat Teritorial Angkatan Udara menggelar bakti sosial kesehatan sebagai bentuk kepedulian TNI AU kepada masyarakat.
JEMAAT gereja JKI-GKPR menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Karena Doa, Kota Depok, Sabtu (11/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial
Total Rp900 juta tersebut terdiri dari uang tunai senilai Rp620 juta serta produk Sido Muncul senilai Rp280 juta.
Masih banyak daerah belum terjangkau, terisolir
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Jamu yang ditampilkan termasuk jamu beras kencur dan kunyit asam. Para tamu undanganpun dapat menikmati secara langsung aneka jamu tradisional Indonesia tersebut.
Pentingnya literasi jamu agar masyarakat tidak hanya melihatnya sebagai konsumsi kesehatan, tetapi juga sebagai identitas budaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved