Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul menjadi yang terbaik di kategori dunia usaha pada SDGs Action Award (SAA) 2025. Pengumuman SAA 2025 dilakukan Kementerian PPN/Bappenas dalam rangkaian SDGs Annual Conference di Gedung Utama Bappenas, Jakarta, Rabu (19/11).
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan. Sido Muncul mengungguli Pertamina dan Telkom yang berada di posisi dua dan tiga.
"Mendapatkan award ini menyadarkan kami (Sido Muncul) bahwa tahun depan policy kami yaitu membantu pemerintah untuk memberdayakan community development," demikian kata Direktur PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat seusai menerima penghargaan untuk Sido Muncul yang kedua kalinya. Pada 2021, Sido Muncul juga meraih penghargaan yang sama.
Pada kesempatan itu, Irwan juga menceritakan sedikit tentang program SmarTani yang dilaksanakan Sido Muncul.
"Yang terlibat ada 6.000- an orang. Di hilirnya kami membina karyawan-karyawan menjadi distributor. Jadi kalau sekarang ada sekitar 60-70 perusahaan, itu sebelumnya adalah karyawan yang kami bina. Sebagian saham kami dimiliki oleh masyarakat," jelas Irwan.
Tapi yang penting, tambahnya, pihaknya akan semakin lebih menggiatkan usaha-uaaha dalam SDGs. "Kami mendapat penghargaan ini, terimakasih untuk dewan juri. Kami akan memimpin Sido Muncul ini untuk lebih berpartisipasi demi menggiatkan usaha-usaha yang disebutkan dalam 17 poin SDG's," ujar Irwan.
Irwan menynggung sedikit tentang wawancara dengan dewan juri. "Pertama, soal kemiskinan. Waktu ditanya dewan juri soal presentasi pertama, goalnya membahagiakan karyawan. Yang kedua, kesehatan karyawan . Ya, yang dekat dulu. Kalau ga sehat, bagaimana kita bisa ngomongin lebih jauh,'' imbuhnya.
TULARKAN
Dalam sambutannya Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy mengatakan Sido Muncul dilihat memiliki kinerja yang dari segi data kuantitatif sangat baik dan aksi nyatanya berdampak bagi masyarakat.
''Trimakasih atas segala partisipasi yang disampaikan. Mulai dari dewan juri dan para pemangan. Tularkan kemenangan saudara dan jangan lupa apa yang dicapai oleh kalian dan kita semua, sampai ke PBB. Ini sebuah prestasi dibukukan. Peran kita yang sudah mencapai lebih dari 60 % harus ditingkatkan. Insyaallah prestasi ini akan terus kita tingkatkan,'' kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Rahmat Pambudi.
SDGs Action Awards merupakan apresiasi bagi pemerintah dan non pemerintah yang mendukung pelaksanaan SDGs di Indonesia. Penghargaan ini juga untuk memberikan inspirasi untuk terus berpartisipasi untuk mencapai target SDGs. (H-1)
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
Filantropi berperan penting memperkuat UMK dan ekonomi rakyat lewat pendanaan, pendampingan, dan kolaborasi demi pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Corporate Forum for Community Development (CFCD) menggelar Penganugerahan Indonesia CSR Award (ICA) ke-12 dan Indonesia SDGs Award (ISDA) ke-10 Tahun 2025.
UMJ mewisuda 1.558 lulusan pada Periode II Tahun 2025, menegaskan komitmen pendidikan inklusif, riset berbasis SDGs, dan kesiapan menghadapi transformasi digital.
Total Rp900 juta tersebut terdiri dari uang tunai senilai Rp620 juta serta produk Sido Muncul senilai Rp280 juta.
Masih banyak daerah belum terjangkau, terisolir
Katarak saat ini menjadi penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan di Indonesia, seperti juga di Manggarai Barat.
Jamu yang ditampilkan termasuk jamu beras kencur dan kunyit asam. Para tamu undanganpun dapat menikmati secara langsung aneka jamu tradisional Indonesia tersebut.
Pentingnya literasi jamu agar masyarakat tidak hanya melihatnya sebagai konsumsi kesehatan, tetapi juga sebagai identitas budaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved