Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 60 truk tangki air bersih sudah disalurkan ke daerah bencana oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat. Kebutuhan air bersih adalah salah satu yang utama. Menurut Kepala Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tejo, PMI salah satu kekuatannya adalah penyaluran air bersih.
''Itu yang jarang dipikirkan banyak orang. Sebanyak 60 tangki air sudah berangkat segera ke lokasi. Jangan dikira banjir kelebihan air, cari air bersih susah,'' kata Sasongko seusai penyerahan bantuan dari produsen jamu ternama, Selasa (2/12).
Dia juga mengapresiasi titipan ini. ''Pakaian, daster, pembalut wanita, dan air bersih adalah kebutuhan utama. Jadi kami Terima kasih. Dari Sido muncul juga ikut menitipkan pada PMI untuk disalurkan,'' ujar Sasongko.
Kolega Sasongko, Ketua Bidang Humas dan Distribusi, Nora Bawazier menambahkan bahwa masih banyak daerah belum terjangkau, terisolir. Sehingga satu-satunya cara PMI menyampaikan bantuan adalah lewat udara.
''Jadi banyak yang kami kirimkan melalui udara. Dengan hercules. Jadi ada posko di Halim, ada gudang PMI di situ. Saat ini juga sedang membangun gudang PMI di sebelah markas besar di Gatot Subroto. Untuk instansi ataupun masyarakat yang ingin membantu dengan barang-barang
dengan barang-barang tertentu, bisa lewat gudang gatsu,'' jelas Nora.
PMI Pusat menerima bantuan total Rp100 juta berupa uang tunai Rp70 juta dan produk Rp30 juta.
BANTUAN SIDO MUNCUL
Sementara itu total bantuan Rp900 juta digelontorkan produsen jamu Sido Muncul untuk disalurkan kepada korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Bantuan diserahkan kepada 13 perwakilan yang terdiri dari TNI, Polri, IDI di 3 daerah, BPOM, PMI Pusat, Keuskupan Agung Jakarta, dan Yayasan Ortopedi Indonesia. Total Rp900 juta tersebut terdiri dari uang tunai senilai Rp620 juta serta produk Sido Muncul yaitu Tolak Angin, Kopi Jahe dan Susu Jahe senilai Rp280 juta.
MENYEDIHKAN
Direktur PT Jamu Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan bantuan. ''Yang pertama kami menyampaikan rasa dukacita, prihatin atas kejadian yang menimpa saudara-saudara kita yang ada di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. dan tentunya hari ini saya sekaligus memberikan sumbangan kepada beberapa organisasi dan lembaga, IDI, PMI, dan organisasi yang lain,'' kata Irwan. Menurut dia, peristiwa ini sungguh menyedihkan. Karena ini sebuah kejadian yang menakutkan bagi yang mengalami.
SIAGA BEDAH ORTOPEDI
Untuk penanganan korban bencana di Sumbar, Yayasan Ortopedi Indonesia turut mengerahkan para ahli bedah ortopedi. ''Korban biasanya mengalami patah tulang. Banyak yang harus diamputasi. Kami di sana (sumbar) juga dibantu Persatuan Dokter Ortopedi di cabang Sumbar, Sumut, juga di Aceh. Kami sehat saja sehingga dapat memberikan pelayanan dan servis yang terbaik buat masyarakat di sana,'' kata Ketua Yayasan Ortopedi Indonesia, Lia Marliani. Lia menambahkan bahwa, hingga Selasa (2/12) di Sumbar, pihaknya telah mengoperasi 35 orang. ''Dan kemungkinan akan terus bertambah,'' tambah Lia.
DISTRIBUSI BANTUAN
Kapendam iskandar Muda, Kol Inf Mustafa Kamal mengucapkan terimakasih atas bantuan Sido Muncul. Karena sudah ada perhatian kemudian sudah ada bantuan terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah khususnya di Aceh.
''Kedua, kami juga rencananya bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada korban-korban, tentunya yang saat ini masih belum tembus akses dan belum dapat bantuan. Karena semua akan kita pusatkan di satgas sebagai pendistribusian bantuan itu agar bisa terealisasikan ataupun terdistribusi secara merata, " kata Mustafa.
Menurut Mustafa, saat ini kondisi di lokasi Aceh adalah banjir terdampak pada 18 tempat dan kota.
''Lalu masih ada 4 kab/kota yang belum tembus akses. Masih terisolir,'' tambah Mustafa. (H-1)
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
Karena itu jutaan korban banjir di lebih separuh kawasan Provinsi Aceh dan tetangga Sumatra Utara serta Sumatra Barat untuk yakin di balik cobaan Allah ada rahasia luar biasa bagi mereka.
BULAN Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan soft launching Klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) Aceh Tamiang pada Minggu (18/1).
SUASANA konser Slank x HS Berani Kita Beda di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu malam (17/1), tak hanya dipenuhi euforia musik, tetapi juga semangat solidaritas.
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Total Rp900 juta tersebut terdiri dari uang tunai senilai Rp620 juta serta produk Sido Muncul senilai Rp280 juta.
Melalui penghargaan ini, komitmen Sido Muncul dalam memperkuat praktik pembangunan berkelanjutan di lingkungan perusahaan semakin tidak bisa terbantahkan
Katarak saat ini menjadi penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan di Indonesia, seperti juga di Manggarai Barat.
Jamu yang ditampilkan termasuk jamu beras kencur dan kunyit asam. Para tamu undanganpun dapat menikmati secara langsung aneka jamu tradisional Indonesia tersebut.
Pentingnya literasi jamu agar masyarakat tidak hanya melihatnya sebagai konsumsi kesehatan, tetapi juga sebagai identitas budaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved