Kamis 07 Juli 2022, 09:21 WIB

Target Stunting 14%, Harus Maksimalkan 1000 Hari Pertama Kehidupan 

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Target Stunting 14%, Harus Maksimalkan 1000 Hari Pertama Kehidupan 

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menko PMK Muhadjir Effendy.

 

ANGKA Prevalensi Stunting pada balita di Indonesia menunjukkan tren penurunan dari tahun 2013 dari 37,2% menjadi 24,4% di 2021. Walaupun mengalami penurunan, pemerintah tetap memberikan perhatian serius untuk lebih menekan angka stunting tersebut.

Pemerintah terus melakukan intervensi pada penanganan angka stunting dengan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa presiden telah menargetkan angka maksimum stunting di Indonesia pada tahun 2024 sebesar 14%.

"Stunting ini merupakan program super prioritas presiden karena beliau menargetkan angka stunting di tahun 2024 maksimum di angka 14 persen," kata Muhadjir, Kamis (7/7).

Baca juga: BKKBN Dorong KB Pascapersalinan Guna Tekan Prevalensi Stunting

Untuk mencapai angka tersebut di tahun 2024, menurut Muhadjir para Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan TPK diharapkan berfokus pada seribu hari awal kehidupan manusia. Karena pada masa tersebut merupakan usia emas manusia yang dapat menghasilkan manusia Indonesia berkualitas dan berdaya saing.

Ia juga mengajak seluruh peserta dialog yang hadir untuk berperan aktif dalam menurunkan angka stunting sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh presiden.

"Seribu hari awal kehidupan sebagai usia emas manusia Indonesia. Oleh karena itu, marilah kita sungguh-sungguh mengentaskan stunting demi Indonesia jaya dan demi manusia Indonesia yang unggul di tahun 2045," pungkasnya. (Iam/OL-09)

Baca Juga

Antara/Asep Fathulrahman.

Produksi Vaksin Lokal PMK Digenjot hingga 30 Juta Dosis

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 17:22 WIB
Pemerintah tengah menggiatkan produksi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dalam negeri berdasarkan stereotipe virus yang beredar di...
Ist

Hadirkan Sandiaga Uno Hingga Prilly Latuconsina, InspiraFest2022 Sukses Digelar

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 16:32 WIB
Berkolaborasi dengan MD Co, InspiraFest2022 mengusung tema ‘Build Your First Million Dollar Company’ untuk membantu UKM...
Ist

Media Digital belum Merdeka dari Radikalisme dan Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 16:18 WIB
Riset dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN di Jakarta pada 2021 lalu menyebutkan konten-konten yang tidak moderat di media...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya