Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYOAL usulan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy menegaskan sikap Muhammadiyah yang mendukung penuh hal tersebut. Menurutnya tidak ada satu orang pun bisa memungkiri jasa Soeharto kepada negara.
"Kalau tidak salah, dari PP Muhammadiyah sudah disampaikan oleh Pak Dadang (Kahmad, Ketua PP Muhammadiyah), Muhammadiyah intinya mendukung penuh pemberian gelar pahlawan kepada Pak Harto," kata Muhadjir baru-baru ini.
Muhadjir menjelaskan sikap ini sejalan dengan pandangan Muhammadiyah pada 2012, ketika Presiden pertama RI Soekarno juga diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional. Menurutnya, baik Soekarno maupun Soeharto memiliki kontribusi besar dan tidak bisa dipungkiri terhadap perjalanan bangsa.
"Tidak ada satu pun orang yang bisa memungkiri andil Pak Harto terhadap bangsa Indonesia. Sama halnya dengan Bung Karno," ujarnya.
Eks Menko PMK ini juga menyinggung pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyerukan agar bangsa Indonesia menjunjung tinggi jasa-jasa para tokoh kepada negara.
"Kita harus menanam sedalam-dalamnya kekurangan mereka dan mengangkat setinggi-tingginya jasa-jasanya," kata Muhadjir.
Lebih lanjut, Muhadjir menyebut baik Soekarno maupun Soeharto memiliki keterikatan historis dengan Muhammadiyah. Ia mengungkap Soeharto pernah menyatakan diri sebagai 'bibit Muhammadiyah' saat membuka Muktamar Muhammadiyah ke-43 di Banda Aceh pada 1995.
Begitu pula Soekarno yang sempat menjadi Ketua Dewan Pengajaran Muhammadiyah di Bengkulu semasa pengasingan.
"Secara subjektif, keduanya adalah kader Muhammadiyah. Dengan jasa sebesar itu, sangat layak bila Pak Harto diberi gelar Pahlawan Nasional," tegasnya.
Menanggapi adanya pro dan kontra terkait isu pelanggaran HAM dan kebebasan berpendapat pada masa pemerintahan Soeharto, Muhadjir mengajak masyarakat melihat secara objektif. Ia meminta publik tidak hanya melihat kekurangan.
"Kalau kita hanya mencari kekurangannya, tentu akan banyak. Tapi kalau kita melihat secara seimbang, jasa beliau jauh lebih besar," ucapnya.
Muhadjir lantas membeberkan jasa Soeharto sejak masa perjuangan kemerdekaan, termasuk dalam Serangan Umum 1 Maret dan Operasi Mandala. Soeharto, menurutnya, juga dinilai berperan dalam menegakkan Pancasila sebagai dasar negara setelah peristiwa G30S/PKI.
"Kalau Bung Karno penggali Pancasila, maka Pak Harto-lah yang menegakkannya sebagai satu-satunya asas," katanya.
Muhadjir menegaskan Muhammadiyah menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pemerintah. Ia menyebut mayoritas masyarakat setuju dengan usulan Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional.
"Soal pemberian gelar itu adalah wewenang pemerintah. Kami hanya menyampaikan aspirasi, dan saya kira mayoritas rakyat juga setuju jika Pak Harto diberi gelar Pahlawan Nasional," tutupnya. (H-2)
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan pelapor adalah bagian dari Aliansi Pemuda NU dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah.
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
PENGASUH dari Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam mengatakan kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono seharusnya tidak menjadi laporan pidana.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pun mengimbau, dalam menghadapi tahun baru 2026, agar tidak ada pesta pora dan euforia.
DESEMBER 2025 seharusnya menjadi bulan penuh refleksi dan harapan.
KETUA PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy menjelaskan alasan pihaknya mendukung pemberian gelar Pahlawan Naisonal untuk Presiden ke-2 Soeharto. Soeharto disebut 'kader' Muhammadiyah
Kejagung tetapkan Nadiem Makarim tersangka kasus korupsi proyek Chromebook Rp9,8 triliun yang sebelumnya ditolak Muhadjir Effendy.
Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup. Setan-setan dibelenggu.
TUHAN telah mewajibkan puasa bagi semua umat manusia yang beriman kepada-Nya (QS Al-Baqarah: 183), termasuk umat-umat beragama sebelum agama Islam.
BESOK, 13 Februari 2025, Muhadjir Effendy akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved